Waspadalah, Pengecut Tak Akan Pernah Bisa Meraih Apapun

Sep 02

Screen Shot 2012 09 02 at 08 30 53

Penghambat kemajuan ke -5 adalah mentalitas pengecut, tidak berani mengambil keputusan untuk bertindak karena takut pada resiko secara berlebihan.

PENGERTIAN

Saya mendefinisikan pengecut sebagai kondisi diri yang ragu ragu, khawatir dan takut terhadap sesuatu yang akan terjadi jika melakukan sesuatu karena diduga dan diyakini akan menimbulkan kegagalan, kerugian, reaksi dan sambutan negatif dari orang lain kepada kita.

PENYEBAB Mental pengecut biasanya muncul karena beberapa sebab berikut:

Pertama: Memandang keberhasilan dan sukses sebagai sesuatu yang sulit dicapai oleh diri kita dan oleh karenanya kita ragu untuk memulai usaha meraih sukses.

Kedua: Merasa dan menilai kompetensi yang kita miliki tidak cukup bisa diandalkan untuk dapat menjadi sarana yang memudahkan meraih keberhasilan hidup dan oleh karenanya kita tidak berani mencoba memulai berusaha

Ketiga: Menilai situasi hidup yang kita hadapi sebagai sebuah kondisi yang sangat rumit dan komplek dan tidak mudah untuk dihadapi,dikendalikan dan ditaklukkan sehingga kita memilih enggan bertindak

DAMPAK

Dalam kehidupan riil dampak dari mentalitas pengecut dan tidak berani mengambil resiko bertindak ini adalah:

Pertama: Kita tidak akan pernah bisa segera tumbuh semakin kuat dan dewasa secara personal karena hanya lewat bertindak dan berbuatlah kita bisa menemukan titik titik lemah diri kita agar bisa diperbaiki,sehingga secara bertahap mentalitas pengecut bisa dihilangkan.

Kedua: Bersikap pengecut dan tidak berani bertindak mengambil resiko justeru akan semakin melemahkan kepribadian kita.

Ketiga: Memilih bersikap pengecut sama saja memilih membiarkan situasi dan kondisi disekitar kita lebih mengendalikan pikiran dan perasaan kita sehingga kita kehilangan kemerdekaan dan kemandirian diri.

Keempat: Membiarkan sikap pengecut terus menerus berada dalam diri kita, sama saja kita membiarkan diri tidak belajar mengendalikan sifat sifat atau sikap sikap negatif dalam diri kita untuk kita kelola agar semakin bisa kita hilangkan.

SOLUSI

Nah berikut ini ada beberapa solusi yang biasa saya lakukan,dan saya yakin teman teman masih bisa menambahkannya:

Pertama: Lakukan saja semua yang kita rencanakan apapun kondisinya serta upayakan penyempurnaan terus menerus dengan belajar dari kesalahan kesalahan yang terjadi di sepanjang perjalanan.

Kedua: Biasakanlah melakukan persiapan yang lebih matang sebelum melakukan berbagai kegiatan atau mengeksekusi rencana rencana pengembangan diri serta pengembangan usaha kita.

Ketiga: Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas diri sehingga secara bertahap kita akan bisa terbebas dari jiwa pengecut yang tidak berani mengambil resiko bertindak

Keempat: Upayakan melakukan perluasan jangkauan pergaulan kita sehingga ketika kita berada pada saat saat tidak berani mengambil keputusan bertindak, kita selalu bisa mendapatkan dan menemukan masukan masukan positif dan konstruktif.

Selamat mencoba. Bismillah

Satu komentar

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *