Waspadai Suasana Diri Negatif sebagai Penghancur Karakter

Dec 22

2012 12 22 +537378 364202196fcc606337061994d31d29a7 large

“Jika engkau jauh dari PENCIPTAMU, engkau akan menjadi semakin tidak bertenaga dan secara bertahap akan kehilangan seluruh keunggulan karaktermu”

Suasana diri negatif bisa berarti: saat kita berada dalam keadaan suasana hati negatif, berperasaan negatif dan berpikir negatif

Suasana hati dan perasaan negatif tergambar dalam keadaan ketika kita berada dalam suasana sedih, sempit, sepi, takut, lemah, tidak berdaya, terkucil, tersaingi, jenuh, merasa jatuh, tidak percaya diri dan lain lain.

Apa yang bisa menyebabkan timbulnya suasana hati dan perasaan negatif itu? Secara diametral suasana hati dan pikiran negatif itu bisa disebabkan oleh dual hal besar:

Pertama: Penyebab yang muncul dari dalam diri manusia
Diri yang berada dalam suasana sedih, sempit, sepi, takut, lemah, tidak berdaya, terkucil, tersaingi, jenuh, merasa jatuh, tidak percaya diri dan lain lain terjadi sebagai akibat jauhnya diri dari PENCIPTA KEHIDUPAN karena tidak dijalaninya kebiasaan hidup beribadah yang berkualitas secara berkesinambungan.

Padahal pertemuan dan kedekatan dengan PENCIPTA KEHIDUPAN merupakan kebutuhan mendasar bagi RUHANI manusia, yang bisa menenangkannya, mendamaikannya, menguatkannya dan membahagiakannya.

Saat RUH jauh dari PENCIPTANYA maka situasinya mulai menjadi tidak menguntungkan.

Dalam kondisi seperti itu sangat sulit seseorang mengembangkan karakter karakter unggulnya atau sebaliknya karakter karakter unggul yang selama ini dimilikinya perlahan perlahan akan hilang dari dirinya.

Konkritnya dalam keadaan diri sedih, sempit, sepi, takut, lemah, tidak berdaya, terkucil, tersaingi, jenuh, merasa jatuh, tidak percaya diri dan lain lain, dan membiarkan keadaan ini terus berlangsung tanpa upaya menghilangkannya dengan cara mendekatkan diri kepada TUHAN PENCIPTA KEHIDUPAN, maka akan sangat sulit mempertahankan karakter karakter unggul akan tetap berada dalam diri kita.

Kedua: Penyebab yang muncul dari luar diri manusia

Berbagai peristiwa seperti musibah kematian, kegagalan bisnis, persaingan yang penuh kecurangan, permusuhan, penolakan, fitnah akan menjadi penyebab timbulnya suasana diri yang sedih, sempit, sepi, takut, lemah, tidak berdaya, terkucil, tersaingi, jenuh, merasa jatuh, tidak percaya diri dan lain lain apa lagi kalau sejak awal pertumbuhan kepribadian kita, kita tidak mendapatkan gemblengan kepribadian yang berkualitas.

Dalam suasana seperti itu pula sangat sulit bisa mempertahanakan karakter karakter unggul dalam diri kita.

Semoga kita pandai mengelola suasana negatif dalam diri kita itu.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *