Wanita yang Menutup Akhir Hidupnya dengan Bersujud

Mar 21

2013 03 21 +201103 8a7c1ee78ba59c5ae936e9f5e3cbf01e large

“Cermin itu tidak henti hentinya satu demi satu dihadirkan Allah untuk kita, agar kita terus berbenah menyempurnakan diri sampai kita menghadap NYA nanti”

Sudah hampir 10 tahun lebih peristiwa itu tersimpan didalam memori saya.

Siang itu, salah seorang peserta training saya, sebut saja muslimah A meminta waktu pada saya untuk menceritakan tentang sahabatnya, sebut saja muslimah B.

Muslimah A inilah yang secara sungguh sungguh mengajak muslimah B untuk mau belajar agama, secara bertahap mau melaksankan perintah perintah NYA sampai pada akhirnya dengan penuh kesadaran mau mengenakan busana muslimah dan berjilbab rapi menutup auratnya.

Setelah itu muslimah B justeru menjadi wanita yang jauh lebih aktif dan lebih bersungguh sungguh dalam urusan mempelajari agama, menjalankan ibadah serta melibatkan diri dalam berbagai aktifitas dakwah dibandingkan sahabat yang mengajaknya si muslimah A.

Dan inilah puncak kegemilangan hidup muslimah B (saat itu suara muslimah A tergetar saat menceritakan bagian ini)

“Siang itu sahabat saya itu menjadi panitia sebuah acara pengajian, dia kebagian tugas mengurusi konsumsi. Saat bersepeda motor hendak mengambil konsumsi bagi peserta pengajian itu, sahabat saya ditabrak oleh kendaraan lain.

Tubuhnya terpental dari sepeda motornya dan berlumur dara karena luka yang menderanya.

Pada detik detik tenaga nya semakin terkuras bersama darah yang terus mengucur dari dirinya, tiba tiba sahabat saya bersujud di atas aspal jalan.

Dan Allah memilihkan untuk sahabat saya ini akhir kehidupan mulya seperti itu. Ia meninggal dalam keadaan bersujud.

Dan yang membuat saya semakin takjub semakin bangga kepadanya, saat itu ia sedang dalam keadaan berpuasa sunah”

Cerita itu ditutup dengan iringan air mata yang menetes haru, bangga dan sekaligus berpadu dengan gemuruh pinta di dada kami semua yang mendengarnya, agar akhir kehidupan kami semua bisa mulya seperti itu.

Peristiwa itu mengingatkan kami akan pesan mulya ini:”Jagalah selalu perintah perintah Allah, maka Allah akan menjagamu”

(Ini adalah bagian yang paling sulit saya lupakan yang saya tuliskan di buku THE MIRACLE OF LOVE, PRAY AND CHARACTER)

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *