Wanita Itu Teguh Bagai Karang yang Tahan Terhadap Hantaman Gelombang

Apr 02

A Muslim woman prays at the Baiturrahman grand mosque in Banda Aceh

“Engkau harus selalu mengerti bagaimana cara memperlakukan rasa ingin terhiburmu, rasa ingin senangmu, serta rasa ingin bahagiamu di setiap langkah hidupmu”

Wanita itu berduka. Nadimah Khotul namanya. Suaminya meninggal gugur sebagai syuhada, dalam sebuah pertempuran melawan penjajah negerinya.

Suaminya telah mengajarinya dengan kekuatan keyakinan, kepasrahan total, serta kesempurnaan cinta kepada SANG PEMILIK KEHIDUPAN.

Saat sejumlah tetangganya datang berta’ziyah dan menyampaikan ikut berduka atas musibah yang menimpanya, dan mereka bertanya,”Sepeninggal suamimu, nanti yang akan memberi nafkah kepadamu dan anak anakmu siapa?”

Wanita itu berkata dengan tegar,”Di rumah ini yang menikmati rezeki ada tiga, saya, suami saya dan anak anak saya. Jadi jika yang menikmati rezeki berkurang satu, sementara YANG MEMBERI REZEKI masih ada, dan akan ada selamanya, apa yang harus saya takutkan dalam hidup ini.”

Ya wanita itu mengingatkanku dan mengikatkanmu agar pikiran, perasaan, hati dan jiwa kita, selalu kita ikatkan sekuat kuatnya dengan YANG ABADI, dan YANG AKAN ADA SELAMANYA, yaitu PEMILIK KEHIDUPAN YANG MAHA ESA dan YANG MAHA SEMPURNA ini.

Sebenarnya anak anak kecil telah mengajarku dan mengajarimu tentang keunikan perasaan manusia ini, RASA SENANG dan RASA CINTA.

Mereka mudah sekali menangis dan sedih karena YANG MENGHIBURNYA, YANG DISENANGINYA dan YANG MEMBAHAGIAKANNYA semakin berkurang dan habis sama sekali. Mereka butuh menyambung lagi RASA TERHIBURNYA, RASA SENANGNYA dan RASA BAHAGIANYA sehingga kembali tersenyum kepadamu.

Jiwaku dan jiwamu, perasaanku dan perasaanmu, hatiku dan hatimu bekerja dengan cara seperti itu. Jiwa, perasaan dan hati kita selalu membutuhkan TERHIBUR, SENANG dan BAHAGIA secara terus menerus sepanjang waktu.

Itu sebabnya aku selalu memintamu menjaga ruku’ sujudmu, mempertahankan kebiasaanmu membaca ayat ayat NYA, terus menerus mengingati nama NYA, dan banyak memberi diatas jalan NYA serta atas nama NYA.

Itulah cara agar dirimu selalu TERHIBUR, merasa SENANG dan senantiasa BAHAGIA sepanjang waktu sebab engkau mengikatkan dirimu kepada YANG ADA dan AKAN ADA SELAMANYA, TUHAN mu, TUHAN SEMESTA KEHIDUPAN YANG TANPA SEKUTU.

Semoga engkau masih ingat mengapa aku selalu menasehatimu dengan ibadahmu.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *