Ubah Hidupmu dengan Keberanian, Kreatifitas dan Kemauan Selalu Belajar

Apr 24

2013 04 24 +575953 0671c273c800664415158254d63cc725 large

Jika engkau bersedia menanggung ketidakpastian yang tidak seberapa lama.
Dan mau sedikit menahan diri atas sejumlah perkara yang membuatmu mengalami sedikit ketakutan.
Serta untuk beberapa saat mau menahan diri untuk tidak mengeluh sakit karena terjatuh, terbentur bahkan dipukul.
Maka pelan pelan keberanian hidupmu akan muncul.
Engkau akan semakin sanggup menjelajahi berbagai pengalaman pengalaman baru dalam hidup ini.
Kelak itu akan membantumu meraih kehidupan baru yang jauh lebih baik dan mulya.

Jika engkau juga mau berpikir berbeda.
Berani melakukan tindakan tindakan baru yang engkau ukur resikonya hingga engkau sanggup menanggung akibatnya.
Dan tidak menganggap ketidakberhasilan sebagai sebuah kegagalan.
Tetapi memahaminya sebagai kesempatan untuk terus memperbaiki hingga bethasil.
Maka engkau akan semakin terbantu mewujudkan kehidupan baru yang lebih baik dan lebih mulya.

Dan jika engkau juga tidak pernah cepat merasa puas.
Serta mendedikasikan waktumu, tenagamu, pikiranmu, perasaanmu dan jiwamu untuk terus belajar agar dirimu semakin berkembang.
Maka lompatan kemajuan hidupmu untuk sebuah kehidupan baru yang lebih baik dan lebih mulya akan semakin menakjubkan.

Dan jika engkau memulai semua langkahmu itu dengah KEYAKINAN dan KETULUSAN.
Mengendalikan langkah demi langkahmu dengan KEPASRAHAN TOTAL kepada PENCIPTA KEHIDUPAN.
Mengatasi saat saat merosotnya tenaga juangmu dengan banyak bersujud mendekat kepada SANG PENGATUR MUTLAK KEHIDUPAN.
Dan menghiasi dirimu dengan balutan KESEDERHANAAN betapapun engkau dititipi berbagai KEMULYAAN HIDUP oleh NYA.
Maka KEBERANIAN mu, KREATIFITAS mu dan KESEDIAAN DIRIMU untuk SELALU BELAJAR akan selalu menghasilkan buah manis kehidupan bagimu dan bagi saudara saudaramu.

(Tulisan ini terinspirasi dari seorang yang berani keluar dari zone nyaman nya dan berani melakukan hal hal baru. Tulisan ini saya tulis dalam perjalanan balik dari Sumenep, Kota kelahiran saya kembali ke Surabaya)

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *