Tiga Kata Kunci Kemajuan

Dec 08

+scenery Tomasz Dubinski

“Dalam beratnya tantagan kehidupan teruslah memusatkan pikiran anda pada cita cita besar hidup anda, disiplinkanlah tubuh anda untuk terus bekerja keras, serta damaikan jiwa anda dengan mengarahkan harapan dan kepasrahan total anda kepada-Nya”

Tahun 2008, saya menyempatkan diri menulis sebuah pesan kepada semua teman teman tentang VISI KEHIDUPAN, KERJA KERAS dan KEPASRAHAN. Saya ingin menuliskannya kembali di FB saya pagi ini sebagai pendamping sarapan pagi, serta penyegar untuk memulai aktifitas hari ini agar lebih bersemangat

Inilah bagian pertamanya:

Visi Kehidupan

Karunia Tuhan yang luar biasa kepada manusia adalah otak yang menjadi wadah bagi aktifitas berpikirnya. Otak manusia memiliki kemampuan yang begitu menakjubkan dalam menampung sebanyak mungkin informasi. Tetapi kemampuan ini tidak ada apa apanya jika dibandingkan dengan kemampuan otak manusia dalam berimajinasi merancang dan mengkhayalakan sebuah visi kehidupan.
Untuk terus bertumbuh berkualitas anda harus selalu mengingat –ngingat dan terikat kuat dengan visi hidup anda. Anda bisa juga menyebutnya cita cita, harapan, atau rencana janka panjang. Itu terserah anda. Tetapi anda punya kesempatan untuk terus menerus mengingat visi hidup anda itu dalam kesempatan doa – doa anda, saat anda menyampaikan harapan harapan hidup anda pada Tuhan. Ya memang saat saat berdoa adalah saat yang paling personal, karena biasanya doa adalah adalah himpunan semua harapan / visi hidup yang disampaikan kepada Tuhan

Anda perlu arah dalam aktifitas serta sepak terjang anda dalam bekerja. Sebagaimana juga anda butuh efektifitas, efisisiensi serta produktifitas. Ini hanya mungkin ada kalau anda punya keterikatan yang kuat pada visi hidup anda. Dan agar anda terikat dengan visi hidup anda, maka anda harus selalu mengupayakan agar visi hidup itu ideal dan berpusat pada sesuatu yang kekal.

Saya sendiri selalu menemukan keterarahan dan kegairahan itu biasanya sesaat setelah beribadah dan berdoa menghadap kepadaYang Maha Menguasai Hidup. disaat bisa mengucapkan kalimat ini dalam doa saya:

”Ya Allah berilah hamba-Mu ini kekuatan untuk terus beribadah, memberdayakan diri dengan ilmu, berbuat dan berbagi kebaikan kepada sesama, memberdayakan dan membimbing sesama, serta berjuang menyebarkan kebenaran-Mu, dengan ikhlas, sabar dan istiqomah dijalan-Mu. Dan akhirnya ridhoilah hamba untuk dapat memasuki surga-Mu kelak”

********

Besok insyaALLAH akan saya lanjutkan. .

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *