Terungkapnya Rahasia Kekuatan di Atas Kekuatan

Dec 17

2013 12 22 20131222 fall

Semua prestasi besar dalam sejarah kemanusiaan selalu memiliki ciri yang sama. Para pelakunya memiliki CITA CITA BESAR yang membuat mereka tidak tergoda untuk berhenti ditengah jalan, ketikaCITA CITA BESAR itu belum bisa mereka raih.

Dalam proses penemuan teknologi, pencarian benua baru sebagai upaya menemukan sumber sumber kehidupan baru, penjelajahan ke ruang angkasa, perjuangan meraih kemerdekaan, perang melawan penjajah, perjuangan melakukan reformasi politik dalam situasi damai, dan aktifitas lainnya yang berhasil meraih hasil hasil besar, semua pelakuknya memiliki kesamaan yang lain yaitu mereka punya ENERGI BESAR yang membuat mereka sanggup mengatasi panjangnya perjalanan perjuangannya yang menguras tenaga kemanusiaan mereka.

Akan tetapi sejarah para penyampai risalah Tuhan yakni para Nabi dan Rasul menjelaskan fakta berbeda tentang CITA CITA BESAR dan ENERGI BESAR mereka, ketika bekerja dan berjuang menunaikan tugas suci menyampaikan dan menyebarkan RISALAH TUHAN.

Para penyebar risalah Ilahi, yakni para Rasul itu memiliki kualitas displin hidup, tanggung jawab kerja, pengorbanan, semangat, cinta dan kesetiaan pada misi mereka, kemampuan berpikir, kesediaan menanggung beban berat perjuangan serta keyakinannya akan keberhasilan misinya, yang amat jauh melampaui apa apa yang dimiliki oleh para tokoh kemanusiaan yang lain seperti para penemu dibidang teknologi, para penemu benua baru, para pejuang kemerdekaan, para pelaku dunia usaha yang fenomenal dan melegenda.

Memang kalau itu terjadi pada para Rasul utusan Tuhan, argumen itu bisa dipahami, karena memang para Rasul itu adalah MANUSIA PILIHAN.

Akan tetapi fakta kehebatan para pejuang penyampai risalah Tuhan setelah wafatnya Rasul terakhir, tetap saja menempatkan mereka sebagai manusia yang jauh LEBIH KUAT dan LEBIH BERKUALITAS dari para pejuang kemanusiaan lainnya.

CITA CITA BESAR dan ENERGI BESAR para penyampai dan pejuang risalah Ilahi setelah Rasul terakhir wafat, memang bisa membuat mereka begitu BERTENAGA dalam berjuang. Tetapi tetap saja CITA CITA BESAR dan ENERGI BESAR itu bagaimanapun berasal dari dalam diri mereka sebagi manusia. Dan sebagai manusia ada pasti batasnya.

Rahasia kekuatan yang menyebabkan mereka bisa memiliki TENAGA BERJUANG yang benar benar dahsyat ada pada KITAB SUCI yang mereka perjuangkan.

KITAB SUCI itu telah mengubah sama sekali kualitas diri kemanusiaan mereka, ketika mereka hidup sepenuhnya dengan bimbingan KITA SUCI itu.

Dalam salah satu penjelasan Nya, Tuhan menyebut KITAB SUCINYA sebagai RUH. Jika ruh yang ditanamkan kedalam badan kita manusia, membuat badan kita manusia bisa hidup dan oleh karenanya bisa beribadah, bekerja, berbagi dan berjuang.

Maka RUH (kitab suci) berfungsi menambahkan KEKUATAN BERLIPAT LIPAT pada ruhani manusia untuk sanggup bekerja dan berjuang, jika para pemilik kitab suci ini selalu berinteraksi dengan kita suci ini dengan cara amat berkualitas melalui membaca, mentafakkuri serta mengatur hidup dengannya.

RUH (kitab suci) ini akan menghidupkan ruh badan manakala ruh badan itu sendiri sudah begitu kropos, serta tidak bertenaga. Itu terjadi disaat manusia mulai menambah intesitas dan meningaktkan kualitas membaca KITA SUCI itu dalam saat saat ruku’ dan sujud mereka kepada Nya atau diluar keadaan itu.

Dalam keadaan seperti itu para pejuang penerus para Rasul itu mendapatkan aliran tenaga begitu dahsyat dari Nya, kekuatan, ketegaran dan cinta dari Nya yang membuat mereka sanggup menghadapi segala macam kegetiran hidup, kekecewaan, , permusuhan, pengkhianatan, dan perjalanan panjang perjuangan sucinya

Itulah juga yang akan menjadi kunci kekuatan hidup kita mana kala kita meneruskan perjuangan mulya dan suci itu secara tulus karena Nya

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *