Teknologi Tepat Guna Penurun Trend Keresahan Jiwa Dan Bunuh Diri

Jan 24

2014 01 27 20140127 kyoto

Seorang teman berkirim sms kepadaku bertanya bagimana menyelaraskan kebutuhuan untuk menghimpun dan memiliki sebanyak mungkin ayat ayat suci yang melekat dalam diri (sering disebut dengan istilah menghafal ayat ayat suci)dengan tuntutan kesibukan menyelesaikan tugas tugas harian pekerjaan.

Pertanyaan tersebut sengaja diajukannya karena sangat berat menggabungkan dua pekerjaan tersebut sekaligus. Bekerja menghafal ayat ayat suci dan pada saat bersamaan bekerja menyelesaikan tugas tugas harian demi meraih cita cita hidupnya.

Atas pertanyaan itu aku kemudian menjawab seperti ini:

“Jadikan kebutuhan menghafal sebagai kebutuhan untuk memiliki: PENGINGAT, PENGARAH, PENGHIBUR dan PENUNTUN PERJUANGAN HIDUP KITA dalam mewujudkannya diatas jalan TUHAN YANG MAHA ESA YANG MAHA MENGATUR HIDUP”

Setelah aku mengirim jawaban itu, beberapa saat kemudian aku teringat pada artikel yang aku baca di majalah GATRA.

“Penduduk Jepang semakin berkurang, . . . . . angka kelahiran menurun, . . . . jumlah kematian meningkat. . . . Dan salah satu penyebab kematian adalah semakin tingginya angka bunuh diri. . . .”.

Jepang memang memiliki hampir semua teknologi yang dibutuhkan untuk memajukan hidup mereka. Akan tetapi mereka seperti kehabisan akal untuk menemukan TEKNOLOGI TEPAT GUNA untuk bisa menurunkan kecenderungan bunuh diri tersebut.

Dibanyak negara maju yang lain juga begitu Bahkan juga di Indonesia.

Kembali kepada jawabanku lewat sms itu. Aku ingin meyakinkanmu bahwa ditengah tengah keharusan engkau mesti bekerja keras berjuang mewujudkan cita cita besar hidupmu, menanggung beban berat masalah yang bisa meghancurkan daya tahanmu, menghadapi berbagai godaan kesenangan yang bisa menghilankan kendali dirimu, engkau memang pada akhirnya harus menyadari bahwa:

“Yang paling mungkin DILEKATKAN, DITANAMKAN SEDALAM DALAM NYA, DIRASUKKAN ke dalam pikiran, perasaan, hati dan hiwamu adalah AYAT AYAT KITAB SUCIMU, hingga kelak ia bisa menjadi PENGINGATMU, PENGARAHMU, PENGHIBURMU, PENEGUH JIWAMU dan PEMANDU JALANMU. . melalui medan perjuangan hidup diatas jalan lurus NYA”

Aku sepenuhnya percaya sampai kapanpun tidak akan ada PERANGKAT TEKNOLOGI TEMUAN MANUSIA yang bisa berfungsi seperti itu.

Mungkin aku akan menyambungnya lagi renunganku tentang ini

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *