Taklukkan Duniamu

Aug 13

2013 04 30 +120927 scenery Windmill

Dunia seperti apakah yang engkau hadapi sekarang?

Secara sederhana engkau bisa menyebut sebagai dunia yang semakin jauh dari nilai nilai kebenaran agama.
Tetapi cukupkah dengan itu saja engkau lalu bisa dengan mudah meyakinkan banyak orang agar kembali kepada agama?
Dan kemudian orang orang yang engkau ajak itu mau mengikutimu?

Tetapi coba engkau pahami dunia yang sedang engkau hadapi sekarang sebagai dunia yang dipenuhi oleh berlimpahnya ilmu dan teknologi karya manusia.
Lalu dengan segenap kesanggupanmu cobalah dayagunakan ilmu dan teknologi itu sebagai penopang utama dan penyempurna usahamu dalam mengajak banyak orang kepada agamamu.

Cobalah pahami duniamu sebagai panggung kehidupan yang sudah sangat dipenuhi oleh KEBEBASAN.
Lalu dayagunakanlah kebebasan itu olehmu untuk BERANI menawarkan mulyanya kebenaran agamamu kepada banyak saudaramu.
Tunjukkan dan buktikan dengan keelokan keteladanamu.
Dan kemudian yakinkan jika ia benar-benar ditanam dan ditumbuh suburkan di ladang kehidupan mereka maka kebahagiaan dan kemulyaan hidup akan mereka raih.

Cobalah juga engkau memahami duniamu sekarang sebagai medan kehidupan yang sangat menuntut dan menghargai KECEPATAN.
Lalu buatlah orang orang disekitarmu mengakui, menghormati, dan memilih hendak mengikuti karena engkau menunjukkan KECEPATAN mu dalam melahirkan prestasi demi prestasi kebaikan yang memberi manfaat dan keteduhan bagi banyak orang.

Cobalah juga engkau memikirkan bagaimana memanfaatkan tuntutan yang begitu besar dari duniamu sekarang terhadap KREATIFITAS dan INOVASI diberbagai bidang kehidupan.
Perlihatkanlah dedikasimu untuk terus bisa menghasilkan kebaikan yang penuh sentuhan KREATIVITAS dan INOVASI mu bagi banyak orang.

Dan tangtanglah dirimu untuk juga mendayagunakan dahaga kehausan duniamu akan berlimpah dan beragamnya HIBURAN.
Bekerja keraslah agar engkau selalu dinanti nantikan oleh sebanyak mungkin orang karena mereka lebih menemukan HIBURAN SEJATI dari keberadaan, ilmu dan karya nyatamu di rumah, tempat ibadah dan lokasi kerjamu.

Aku sadar ini tidak mudah bagimu.
Tetapi kenyataan dunia yang seperti ini sekarang adalah buah dari mimpi para penggagasnya kemarin.
Dan seperti apakah duniamu esok, pasti akan merupakan buah dari mimpi dan kerja kerasmu sejak hari ini.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *