Sudah Seberapa Majukah Engkau?

Apr 11

2015-04-14 akhmadArqomDotCom work-productivity-MCG_109

Tahun ini sudah engkau lalui 3 bulan.
dan bulan ke 4 ini baru kau jalani sepertiganya.
Ada baiknya engkau bertanya pada dirimu.
Sudah seberapa majukah hidup yang engkau jalani?
Pertanyaan pertanyaan ini mungkin penting bagimu.

Pertama: Seberapa bertambakah ilmu dan keahlianmu?
dan sedalam apakah penguasaanmu terhadap ilmu dan keahlian itu?
Engkau perlu bertanya seperti itu
sebab ilmu dan keahlian menjadi pendongkrak kemajuan pekerjaanmu.
Tetapi yang jauh lebih berpengaruh bagi kemajuan pekerjaanmu
setelah engkau mengalami pertambahan dan penguasaan ilmu dan keahlian adalah
pertanyan dibawa ini

Kedua: Seberapa berkualitas engkau makin mampu
membangun hubungan dengan semua orang
yang berhubungan denganmu
baik d dalami pekerjaanmu maupun diluarnya?
Aku mengatakan itu karena publikasi riset
dari Stanford Research Institute menunjukkan bahwa:
semua uang yang diperoleh manusia dari pekerjaannya
sebanyak 12, 5% dipengaruhi oleh ilmu dan keahliannya
dan sebanyak 87, 5 % justru dipengaruhi
kemampuannyav membangun hubungan dengan orang lain.

Ketiga: Apakah dari semua kemajuan ilmu dan keahlian
yang berdampak pada kemajuan pekerjaanmu,
engkau semakin mendapatkan kemajuan memperoleh rezeki harta?
Mengapa engkau penting menanyakan itu?
Sebab bagiku dan bagimu
harta adalah sarana yang kita butuhkan
untuk membiayai semua pengabdian kita kepada TUHAN kita.
Semua amanah NYA dipundak kita
membutuhkan harta untuk bisa melaksanakannya.

Keempat: Apakah engkau makin bermanfaat bagi banyak orang
dengan semua kemajuan yang engkau raih itu?
Jika semua kemajuan yang engkau capai itu
hanya engkau nikmati sendiri
engkau akan sekedar mencicipi kebahagiaan semu dan sementara.
Kebahagiaan sejati akan engkau reguk
jika engkau menggunakan semua yang engkau dapatkan
untuk memberi manfaat sebanyak banyak bagi banyak orang.

Kelima: Apakah semua yang kusebutkan itu
engkau lakukan dalam garis pengabdian hidup
hanya kepada SANG PENCIPTA DAN PEMILIK MUTLAK KEHIDUPAN
YANG MAHA ESA?
Sebab jika engkau melakukannya
hanya demi karir,
demi keluarga semata,
atau sekedar demi menjadi manusia yang banyak manfaat
engkau akan kehilangan makna dan nilai mulya
dalam ukuran kebenaran hakiki.

Satu komentar

  1. Hasil risetnya menarik tu mas, hanya 12,5% didapatkan dari hasil ilmu dan keahlian, sementara 87,5% dipengaruhi oleh kemampuan membangun berhubungan dengan orang lain.

    Saya sendiri tak tahu berada dimana mas, sekarang masih diperjuangkan, setelah terpuruk rasanya sulit untk bangkit….ada kita mas?

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *