Saya Gugat Diri Saya Sendiri, Agar Saya Lebih Maju

May 24

2013 05 24 +120920 scenery 1229787671XY3Z4fK

Jujur saja, secara personal saya mencoba menggugat kualitas TAQWA yang melekat dalam diri saya. Jika benar benar bermutu TAQWA saya semestinya KEMUDAHAN URUSAN, JALAN KELUAR DARI SETIAP KESULITAN sertan DIBUKANYA PINTU PINTU REZEKI DARI ARAH YANG TIDAK DISANGKA selalu bisa saya dapatkan dari ALLAH TUHAN YANG MAHA ESA dan YANG MAHA BERKUASA ATAS SEGALA SESUATU.

Saya tidak hendak menjelaskan seberapa bermutu TAQWA saya, karena ALLAH lah yang lebih tahu tentang itu secara tepat dan akurat.

Tetap saya ingat, saya selalu mau mempertanyakan diri saya dengan pertanyaan pertanyaan berikut:

Pertama: Apakah engkau benar benar memulai perubahan pada seluruh aspek kehidupanmu yaitu pada aspek aspek keyakinan, cara berpikir, ibadah, sikap, moral atau karakter, prilaku dan budaya hidupmu?

Kedua: Apakah kinerja hidupmu lebih baik dari semua orang yang ada disekitarmu?

Ketiga: Apakah engkau berani memilih, memutuskan dan bersungguh sungguh dalam mewujudkan sebuah cita cita hidup mulya dan besar dalam hidup ini?

Ketiga: Apakah engkau selalu mengeluarkan kemampuan terbaikmu dalam bekerja, belajar, beribadah, beramal dan berjuang?

Keempat: Apakah engkau selalu merasa senang dan bergairah dalam bersaing dengan orang lain ketika bekerja, belajat, beribadah, beramal dan berjuang?

Kelima: Apakah engkau mau memacu dirimu sendiri agar bisa menjadi orang semakin baik bahkan berusaha menjadi yang terdepan diatara semua orang orang yang bersaing itu?

Keenam: Apakah engkau selalu percaya dan bergantung penuh dengan YANG MAHA MENGATUR SEBAB AKIBAT dalam hidup ini atau engkau hanya sekedar percaya pada HUKUM SEBAB AKIBAT itu sendiri?

Keenam: Apakah engkau selalu mau bersungguh sungguh melakukan lebih banyak lagi berbagai macam kebaikan yang bermanfaat bagi dirimu dan orang lain secara tulus untuk NYA serta demi selalu mendapatka selimut rahmat NYA.

Ketuju: Apakah engkau melakukan itu semua dengan kesadaran untuk bersiap siap menghadapi hari pertanggungjawaban amal kelak di hari pengadilan NYA?

Mengajukan pertanyaan pertanyaa itu kepada diri saya sendiri sesering mungkin, membuat saya selalu mau berusaha terus melakukan penyempurnaan diri.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *