Saat-saat Tersadarkan dan Terilhami

Jan 11

2013 01 11 +scenery  moutain nepal asia himalaya

“Engkau selalu akan menemukan saat saat tersadarkan akan kekuasan dan pertolongan NYA yang menyertai hidupmu, yang membuatmu terilhami untuk segera semakin berbakti kepada NYA”

Jam 23. 30, tadi malam, saya menginjakkan kaki kembali di desa kelahiran saya, Marengan, Sumenep Madura. Saya segera beristirahat, setelah menyempatkan sholat malam terlebih dahulu.

Saa adzan shubuh berkumandang saya segera bergegas ke masjid Baitul Hannan, masjid terbesar di desa saya, untuk menunaikan sholat shubuh berjamaah.

Selepas sholat shubuh, ditengah khusyu’ nya sejumlah jama’ah sholat shubuh yang masih meneruskan berdzikir secara perorangan, setelah berdzikir bersama, tiba tiba salah satu takmir masjid mengumumkan BERITA DUKA, BERITA KEMATIAN.

Saya jadi tersadar, bahwa BERITA DUKA atau BERITA KEMATIAN seperti itu adalah saat saat YANG BISA MENGINGATKAN KEMBAL kita semua pada KEBERADAAN KITA DIDUNIA INI yang juga PASTI KEMBALI kepada PENCIPTA dan PEMBALAS AMAL KITA di hari pembalasan.

Saya menyebut itu adalah SAAT SAAT TERSADARKAN dan TERILHAMI. Sadar terhadap perkara perkara besar seperti KEMUTLAKAN KEKUASAAN TUHAN, KEHARUSAN MENGABDI DALAM HIDUP INI kepada NYA, serta TERILHAMI untuk SEGERA MENGISI HIDUP ini dengan AMAL BAKTI kepada NYA.

Nah ada banyak peristiwa dan kejadian yang bisa membawa kita pada SAAT SAAT TERSADARKAN dan TERILHAMI itu.

Coba renungkan fakta berikut:

PERTAMA: Adik saya yang ke 3 memiliki 5 anak. Nah 3 anaknya yang terakhir terlahir dalam keadaan kembar. Adik saya melahirkannya dalam keadaan biasa biasa saja, tanpa operasi cesar. Padahal sehari sebelumnya ada tetangga kami yang melahirkan bayi tunggal, tetapi harus dengan operasi cesar.

Yang menakjubkan lagi ketiga bayi kembar itu terdiri dari: laki laki, laki laki, dan perempuan. Karena terlalu bingungnya saya mencarikan nama, akhirnya ketiga keponakan saya itu saya beri nama: SALAM, SALIM dan SALIMAH.

Begitu mutlaknya kekuasaan ALLAH menganugrahkan keturunan dan memudahkan kelahirannya.

KEDUA: Masih ingatkah kita pada Jendral (Pur) Rudini, mantan mentri dalam negri kita? Beliau mengalami SAAT SAAT TERSADARKAN dan TERILHAMI setelah mengalami 3 peristiwa berikut:

Peristiwa 1: Rudini menjadi satu satunya prajurit TNI yang selamat (masih hidup) dari sergapan dan serangan pasukan PRRI Permesta saat Rudini mengikuti rombongan pasukan TNI yang ditugas menumpas para pemberontak terhadap NKRI saat dimasa pergolakan.

Peristiwa 2: Lagi lagi Rudini selamat dari peristiwa kematian saat berkendara dengan jeep militer bersama seorang prajurit TNI ketika mereka berdua bertugas sebagai anggota Pasukan Garuda yang dikirm ke Mesir atas perintah PBB.

Nah hingga peristiwa ke 2 diatas Rudini masih merasa bahwa dia selamat SECARA KEBETULAN.

Peristiwa 3: Kembali Rudini menjadi satu satu nya prajurit TNI yang selamat dalam sebuah aksi baku tembak antara pasukan TNI dengan pasukan Fretelin di Timor Timur saat Timor Timur masih menjadi satu dengan Indonesia.

Setelah peristiwa ke 3 tersebut, seorang kolega militer Rudini mengingatkan: ANDA INI SUDAH DISELAMATKAN TUHAN 3 KALI, MENGAPA ANDA TIDAK SEGERA SECARA TERATUR MENUNAIKAN KEWAJIBAN IBADAH KEPADA ALLAH.

Seperti pernah dimuat diharian Republika dialog diatas, Rudini akhirnya mengaku bahwa sejak saat itu dirinya mulai teratur melaksanakan sholat lima waktu.

Nah itu sebagia contoh saat saat dimana seseorang mengalami SAAT SAAT TERSADARKAN akan PERTOLONGAN dan KEMUTLAKAN KEKUASAAN TUHAN nya dan TERILHAMI untuk segera semakin berbakti kepada NYA.

Semoga kita tidak perlu menunggu TERSADARKAN dan TERILHAMI seperti yang dialami Jendral (Pur) Rudini. Cukuplah mempersering merenungkan berbagai kejadian seperti kejadian PERTAMA yang saya sebut diatas.

Satu komentar

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *