Saat Saat Kita Mengalami Penyucian Jiwa

May 18

Di detik detik, menit menit
dan jam jam kita berpuasa
pikiran, perasaan, hati, jiwa
bahkan raga kita
tidak lagi disibukkan
dengan semua kesenangan materi
yang dibutuhkannya.

Kita lebih menyibukkan diri,
dan mengarahkan perhatian diri
untuk mengingat ingat
Pencipta kita,
Pencipta semesta kehidupan seluruhnya,
menyebut nyebut nama Nya,

membaca ayat demi ayat kitab suci Nya,
merenungkan semua yang diciptakan Nya
untuk kita,
merasakan dengan lebih peka lagi
semua yang diberikan Nya
kepada kita,
berupa udara,
cahaya,
kesehatan,
bahkan hidayah,
serta semua anugrah Nya
yang lain yang tidak terkira.
Juga melakukan satu demi satu
semua kebaikan
yang diperintahkan Nya.
Kita pun menahan diri
dari semua dosa
dan perbuatan sia sia.

Lalu apa kemudian
yang terjadi dengan kita ?

Kita lalu mengalami
dan merasakan penyucian diri.

Pikran kita menjadi cuci.
Perasaan kita menjadi suci.
Hati kita menjadi suci.
Jiwa kita menjadi suci.
Bahkan raga kita menjadi suci.

Di titik inilah
Allah Rabbul Izzati
mengguyuri dan melimpahi kita
dengan
iman
cinta
rindu
harapan
ketenangan
rasa aman
bahagia
cita cita mulya
serta semua karunia ruhaniyah
lainnya yang istimewa.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *