Perbanyaklah Bekal Perjalanan Kita

Jul 27

“Barang siapa tahu jauhnya perjalanan , maka pasti dia menyiapkan bekal ” – Imam Syafi’i

Tuhan Yang Maha Esa menakdirkan kita memiliki kesiapan dasar secara fisik untuk tumbuh menjadi semakin berkualitas dengan cara memberi kita DUA ALAT MENDENGAR dan SATU ALAT BERBICARA

Tetapi tidak semua kita memiliki KEBESARAN JIWA untuk TUMBUH SEMAKIN DEWASA denga
n memilih secara TULUS dan SUNGGUH SUNGGUH menjadi PENDENGAR LEBIH BAIK dan LEBIH BANYAK

Dalam sejarah para pendahulu kita , kita mendapati mutiara mutiara agung berikut yang meminta kita untuk TUMBUH semakin DEWASA dan BERKUALITAS dengan cara menjadi pendengar yang TULUS dan SUNGGUH SUNGGUH setiap kita bertemu dengan siapapun yang sudah pasti dalam dirinya menyimpan SEJUMLAH PENGALAMAN HIDUP yang layak dipelajari .

Mutiara mutiara agung untuk kita itu sebagiannya adalah :

PERTAMA :Hasan bin Ali bin Abi Thalib menasehati kita dengan, ” Belajarlah menjadi pendengar yg baik sebagaimana engkau belajar menjadi pembicara yg baik .Dan janganlah kamu memotong pembicaraan seseorang meskipun sangat panjang hingga ia menyelesaikannya sendiri,”

KEDUA : Suatu ketika ,Fudhail bin Iyadh rahimahullah , bercerita kepada Khalifah Harun Al Rosyid , yang datang meminta nasehat kepadanya di kota Mekkah ,bahwa sejumlah Tokoh berikut memberi nasehat secara bergantian ketika mereka saling bertemu

Peristiwanya dituturkan oleh Fudhail seperti berikut : “Sesungguhnya ketika Umar bin Abdul Aziz menerima tampuk kekhalifahan dia memanggil Salim bin Abdillah , Muhammad Ka’ab , Raja’ bin Haiwah”

Umar berkata , “Aku mendapatkan bencana dg amanah ini , maka nasehatilah aku”

Salim berpesan ,” Jika engkau ingin selamat dari siksa Allah , puasakan dirimu dari dunia dan berbukalah nanti ketika kematian menjemput ”

Muhammad bin Ka’ab menasehati ,” Jika engkau ingin selamat dari siksa Allah , anggaplah orang mukmin yang lebih tua sebagai ayahmu , yang sebaya sebagi saudaramu , dan yang kecil sebagai anakmu.Maka hormatilah ayahmu , muliakan saudaramu , dan sayangi anak anakmu ”

( Mohon maaf saya tidak sempat melengkapi catatan ini tentang nasehat Raja’ bin Haiwah kepada Umar )

Saya berharap , saya bisa menjadi PENDENGAR yang TULUS , dan mau secara SUNGGUH SUNGGUH menampung begitu banyak ILMU , PENGALAMAN dan NASEHAT yang diberikan siapapun , lalu saya jadikan BEKAL untuk meneruskan PERJALANAN menuju kehadapan TUHAN YANG MAHA MEMBALAS di hari perhitungan.

2 komentar

  1. giant /

    pengengaran dan alat bicara yang dkarunikan Allah SWT sungguh luar biasa. ada yang sulit untuk menjaganya yaitu alat penglihatan karena kehidupan masih sekuler.

  2. arya noor amarsyah /

    Orang-orang terdahulu itu memang luar biasa. Mereka siap menerima nasehat dari siapa saja

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *