Pengetahuan, Ilmu, Keahlian, dan Mental Positif Pendongkrak Kinerja

Sep 13

1257931469pqYplpv

Saat pulang dari Yogja semalam dengan naik kereta api Sancaka sehabis mengisi training motivasi disana, ada kejadian lucu yang saya alamai. Didepan saya duduk, seorang pelayanan kantin kereta api kesulitan berkomunikasi dengan dua orang turis asal Denmark yang memesan makan malam dengan menggunakan bahasa Inggris

Sang pelayanan hanya bisa berkata, ” Yes…..No. One……or three…” dengan penuh percaya diri. Saya tidak percaya diri untuk ikut membantu, karena saya agak bingung menerangkan dalam bahasa Inggris jenis masakan yang dijual dikereta api itu seperti nasi goreng, mie rebus, nasi campur dan es teler. Sementara dibelakang saya sejumlah penumpang, terdengar tertawa pelan mendengarkan dialog pelayan kantin dan dua turis tersebut.

Teman-teman, bahasa Inggris saya benar benar payah. Perlu lebih serius lagi saya belajar bahasa.

Oleh karenanya dalam tulisan ini saya ingin meneruskan tema yang saya tulis kemarin.

Hal hal berikutnya yang bisa mendongkrak kinerja kita adalah:

3. Pengetahuan dan Ilmu yang Semakin Beragam dan Spesial. Seorang kawan dengan nada santai pernah menyindir saya: “Jika tiba-tiba anda bingung tidak tahu apa yang harus dikerjakan, sulit mencari jalan keluar dari setiap kesulitan yang anda hadapi, maka anda harus menambah jumlah ilmu yang ada dalam kepala anda

Begitu kita mengalami ‘blocking’ –kebuntuan berpikir– maka segeralah lakukan kegiatan membaca sebanyak mungkin agar kita dapat menyerap ilmu, inspirasi, serta pengalaman baru yang akan mengilhami kita melakukan segala sesuatu dengan lebih cerdas, unik, kreatif, efektif, efisien dan produktif

4 Keahlian Tinggi dalam Bekerja. Kita tidak cukup bekerja hanya dengan mengandalkan tenaga, keyakinan,ilmu dan pengetahuan saja. Kita butuh bekerja dengan keahlian yang benar-benar bisa diandalkan untuk bersaing. Keahlian bekerja hanya akan kita miliki kalau kita tidak takut untuk mencoba, memulai, dan mengawali sebuah langkah. Tetapi kita harus selalu meningkatkan mutu kita dalam bekerja dengan cara meningkatkan ketepatan, kecepatan, kecerdikan, keluwesan, kekompakan, keunikan kita dalam bekerja. Itulah yang saya maksud dengan keahlian dalam bekerja.

5. Mental Positif dan Konstruktif Kita bekerja tidak hanya berhadapan dan berurusan dengan benda-benda, tetapi bahkan sebagian besarnya kita akan selalu berhadapan dengan manusia. Jika benda-benda bisa dengan mudah kita koordinasikan, maka tidak demikian halnya dengan manusia. Di sinilah kita harus menyadari bahwa pada akhirnya peran keterampilan teknis dalam bekerja tidaklah lebih besar jika dibandingkan dengan peran keterampilan psikologis – sosiologi yang harus kita miliki. Itu yang saya maksud kita harus bekerja dengan mental positif dan konstruktif.

Kita harus bekerja dengan kekenyalan mental seperti layaknya karet. Kita tidak mudah dipatahkan, dihancurkan, dan dilemahkan. Kita tidakmudah melempar kesalahan pada orang lain kalau kita gagal. Tetapi justru sebaliknya Kita mau bertanggung jawab atas segala keadaan buruk yang kita capai sekarang. ( bersambung )

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *