Pengalaman Mengubah yang Tidak Mungkin Menjadi Mungkin di Abad Ini

Nov 09

Mom muslim

Cerita atau peristiwa kedua yang selalu saya ingat dan senantiasa saya sampaikan kebanyak kalangan tentang MENGUBAH YANG TIDAK MUNGKIN menjadi MUNGKIN adalah peristiwa yang terjadi di bulan Desember 2008 hingga Januari 2009

Saat itu Israel yang sudah sejak lama menjajah Palestina mengerahkan mesin perangnya untuk menyerang kota Gaza.

Israel datang dengan pasukan 147.000 pasukan, sementara kota Gaza hanya dipertahankan oleh 20.000 pejuang. Memperhatikan angka angka ini saja sebenarnya bisa ditebak bahwa Israel akan berhasil dengan mudah melumpuhkan dan menguasai kota Gaza.

Tetapi apa yang terjadi? Dunia dibuat tercengang dengan kenyataan di lapangan.

Tentara Israel sebanyak 147.000 itu berhasil dihadang oleh 20.000 pejuang kota Gaza. Bahkan kabar mengejutkannya, Israel yang meminta diadakan GENCATAN SEJATA terlebih dahulu.

Publik di Indonesia kembali dibuat tercengang pada bulan Maret 2009. Saat itu Tina Talisa pada acara Apa Kabar Indonesia Malam mewawancarai DR Samir Abu Zuhairi, Staff Ahli Perdana Mentri Palestina Ismail Haniya dengan dibantu penerjemah Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta.

Saat Tina Talisa bertanya tentang perkembangan penduduk Gaza setelah selama 3 pekan sejak Desember 2008 Israel menyerang kota itu, DR Samir Abu Zuhairi mengatakan,”. . . . . . Selama 3 pekan kota Gaza diserang Israel, jumlah penduduk Gaza yang meninggal sebanyak 1.350 nyawa. Akan tetapi pada saat yang bersamaan jumlah bayi yang lahir adalah 3.150 bayi.”

Teman teman saya ingin mengulangi keajaiban ini sekali lagi, jadi yang meninggal sebagaimana disebutkan sebanyak 1.350 orang. Sementara pada saat yang bersamaan jumlah bayi yang lahir sebanyak 3.150.

Jadi selama mereka diserang oleh Israel sesungguhnya jumlah penduduk Gaza bukan berkurang seperti lazimnya dampak buruk peperangan, tetapi bahkan penduduk Gaza bertambah sebanyak 3. 150-1.350 = 1.800 penduduk baru (bayi). Menakjubkan!

Bahkan Staff Ahli Perdana Mentri Palestina itu menambahkan,”Umumnya bayi bayi sebanyak 3.150 itu lahir dalam keadaan kembar. Istri saya sendiri pada kelahiran pertama melahirkan kembar 2, lalu pada kelahiran kedua melahirkan kembar 3 sekaligus.”

Apa rahasia dibalik keajaiban kejaiban itu?

Saya berhasil menemukan jawaban jawabannya sebagai berikut:

Pertama: Para penduduk GAZA adalah manusia manusia yang selalu BERSEGERA dalam melaksanakan perintah perintah agama.

Dalam sejumlah foto tentang penduduk Gaza selama perang pada Desember 2008 hingga Januari 2009 yang dikirim oleh seorang kawan ke email saya terungkap fakta itu.

Foto foto itu memperlihatkan penduduk Gaza mulai dari yang anak anak hingga yang lanjut usia, nampak BERJUBEL dan BEGITU KHUSYUK melaksanakan sholat diatas area masjid yang sudah dihancurkan oleh Israel.

Mereka seperti tidak terpengaruh oleh kebengisan Israel yang menghancurkan masjid masjid mereka itu.

Kedua: Mereka juga adalah para penuntut ilmu yang sangat menakjubkan.

Para pejuang Gaza yang sanggup menghadang laju serang tentara Israel itu umumnya adalah PARA PENCINTA bahkan PENGHAFAL QURAN. Sumber sumber resmi menyebutkan bahwa para PENGHAFAL QURAN itu sanggup MENGHAFAL 30 Juz hanya dalam waktu 2 BULAN. Meraka belajar secara gigih dan penuh disiplin sejak dari jam 8 pagi hingga jam 8 malam selama 2 bulan.

Ketiga: Pejuang pejuang Gaza itu adalah para pejuang yang begitu disiplin dan sangat bersungguh sungguh dalam mempersiapkan diri dengan latihan militer untuk menghadapi Israel.

Saya berhasil menemukan fakta itu dalam sebuah liputan resmi TV Aljazeera tentang seluk beluk pejuang Gaza itu dalam latihan latihan militer yang mereka persiapkan untuk menghadapu Israel.

Bahkan dalam liputan itu terungkap mereka mampu membuat granat tangan sendiri dan peluncur roket.

Hebatnya peluncur roket yang mereka buat itu bahkan bisa melontarkan roket sehingga bisa menembus lapisan logam baja setebal 45 cm.

Jadi mereka mendapat semua keajaiban itu dari ALLAH karena mereka menjadi AHLI IBADAH yang selalu bersegera dalam ruku’ dan sujud, PENUNTUT ILMU dan PENCINTA ALQURAN yang gigih, serta PEJUANG yang selalu secara maksimal dan optimal berlatih dan mempersiapkan diri.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *