Pelajaran Pelajaran Mahal yang Mengubah Jalannya Sejarah Perjuangan

Feb 12

2013 02 12 12579416428WKzp5U

KETIDAKDISIPLINAN pasukannya pada perang itu harus dibayar mahal. Selain akhirnya KALAH dalam perang itu, Panglima Perang itu harus mempersiapkan pengikut dan pasukan setianya, menghadapi BERBAGAI BAHAYA yang datang dari seluruh penjuru dikawasan tandus itu.

Ya sekali lagi saya ingin menegaskan bahwa: KETIDAKDISIPLINAN membawa petaka KEKALAHAN, dan pada akhirnya semakin menimbulkan RASA PERCAYA DIRI dan KEBERANIANI dalam diri lawan lawan Panglima Perang itu untuk menyerang kota Panglima Perang itu.

Sungguh mahal harga KETIDAKDISIPLINAN dan KEKALAHAN itu.

Tetapi para pengikut dan pasukan Panglima Perang itu belajar banyak darinya tentang:

1. KEYAKINAN YANG DALAM dan SEMPURNA kepada YANG MAHA MEMILIKI DAN MENJAGA KEHIDUPAN, ALLAH SWT, KECERDASAN, KELUASAN WAWASAN, KEJELIAN MEMAHAMI PRILAKU PASUKAN, dan PENGUASAAN INFORMASI TERBARU dari medan pertempuran yang sangat membantunya dalam mengambil strategi tindakan terbaik untuk mengelola keterbatasan sumber daya peperangan menjadi kemenangan, serta berhasil membalikkan keadaan pasukannya yang terpukul, terdesak dan kehilangan rasa percaya dirinya hingga kembali menemukan keyakinan, kepercayaan diri, serta kemampuan tempurnya secara kolektif.

2. KEDISIPLINAN, KETERATURAN, KOMITMEN, KEPATUHAN TOTAL dan DAYA TAHAN DIRI YANG LUARBIASA serta KELURUSAN DAN KEBERSIHAN TUJUAN adalah kunci memenangkan keras dan brutalnya peperangan.

3. KEMAMPUAN KENDALI DAN KONTROL DIRI YANG TINGGI DAN KUAT terhadap segala sesuatu yang amat disukai dan disenangi dan juga terhadap segala sesuatu yang tidak disenangi dan tidak disukai oleh diri manusia menjadi kunci utama KETANGGUHAN SEORANG PRAJURIT PERANG.

Perang itu, PERANG UHUD, telah mengajarkan dan memberikan pengalaman TIDAK TERNILAI dan TIDAK TERTANDINGI pada para pengikut dan pasukan Panglima Perang itu sehingga jalan sejarah perjuangan hidup mereka semakin mantap dan menakjubkan dan memberi mereka hasil hasil yang gemilang dari NYA.

Dan Panglima Perang itu adalah Nabimu, Nabiku, Nabi kita semua, penyampai risalah ilahi pamungkas NYA.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *