Nyalakan Cahaya Cintamu di tengah Kepungan Badai Godaan

Oct 04

2013 10 08 2013108 anchor and boat

“Engkau kan sahabatku, berilah aku saran untu mengobati kegundahan hatiku”

“Memangnya engkau sedang menghadapi apa?”

“Aku kan bekerja ditempat dimana tarikan untuk terseret secara perlahan ke pergaulan yang serba bebas dan serba boleh tidak bisa dibendung godaannya”

“Bolehkah aku bertanya dulu kepadamu, sebelum aku memberimu nasehat?”

“Silahkan, apa yang hendak kau tanyakan?”

“Apa selama ini engkau menjalankan kewajiban ruku’ sujudmu secara teratur?”

“Saya bersyukur saya bisa melaksankan itu. Bahkan atas saranmu saya sudah memgerti terjemahan dan maksud semua bacaan dalam ruku’ sujudku itu. Tetapi aku merasa aku memerlukan pertahanan jiwa yang lebih kuat untuk menghadapi lingkungan kerjaku yang seperti itu”

“Baiklah. Saat engkau berdiri dihadapan TUHAN mu. Mendekatkan dirimu kepada NYA. Itulah kesempatan terbaikmu. Bawa dan bentuk dirimu sebagai hamba yang semakin kerasukan cinta dan rindu kepada NYA. Hingga engkau merasakan cinta dan rindu itu terserap memasuki segenap pori pori pikiranmu. Mewarnai segenap perasaanmu. Mengisi seluruh kamar hatimu. Melimpah ruahi ruang jiwamu.”

“Bagaimana saya bisa begitu?”

“Untuk itu semua engkau butuh bersegera mendatangi panggilan NYA.
Dengan tenang dan damai serta dengan segenap penghayatanmu kau nikmati percakapanmu dengan NYA. Satu demi satu ayat ayat NYA yang bisa kau baca dihadapan NYA, renungkanlah. Resapilah dari ayat ayat itu kemurahan NYA, kasih sayang NYA, kebesaran NYA, keindahan NYA, keagungan NYA serta seluruh kesempurnaan sifat sifat NYA. Niatkanlah engkau hendak mengarahkan pikiran, perasaan, hati, jiwa dan ragamu dengan ayat ayat itu dalam hari hari kehidupanmu.”

“Lalu selanjutnya?”

“Di detik detik ruku dan sujudmu itu berlama lamalah engkau.
Bawalah dirimu meresapi kesucian NYA, keagungan NYA dan ketinggian NYA.
Sebab itu saat terdekatmu dengan NYA. Dengan PEMILIK SEMUA KESEMPURNAAN.”

“Akan saya lakukan dengan senang hati”

“Ada yang juga tak kalah pentingnya. Berharap dan memintalah agar DIA meresapkan kedalam seluruh bagian dirimu kebersihan dan kesucian pikiran, perasaan, hati dan jiwamu. Mintalah agar cinta dan rindumu kepada NYA semakin merasuk kedalam dirimu. Mengakar kuat kedalam bahkan semakin menyatu dengan ruh mu.”

“Terimakasih banyak atas nasehat mu sahabatku. . . . . Semoga aku bisa melakukannya sebaik mungkin semua nasehat dan saranmu tadi. Doakan aku ya”

“Sama sama. Mohon saya juga didoakan agar selalu dijaga oleh NYA”

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *