Menjelang April

Mar 17

2014-03-18 640_April

Jika nanti bulan April berhasil tuntas kau lampaui.
Itu artinya engkau melewati 4 bulan pertama di 2014.
Atau sepertiga waktu di tahun ini sudah kau jalani.
Tentu engkau mengira aku akan membicarakan pemilu padamu.
Bukan. . . bukan itu.

Ini soal bagaimana pada akhirnya orang orang MEMILIH mu.
Memilihmu sebagai teman setelah sebuah pertemuan.
Memantapkanmu menjadi sahabat kehidupannya setelah sekian lama berteman.
Memutuskan untuk menjadikan dirimu sebagai orang yang mewakili mereka.
Karena engkau dinilai memiliki rekam jejak kehidupan yang tidak meragukan.
Dan engkau setulus hati memilih berjuang demi kehormatan kemanusiaan.
Atas nama imanmu pada TUHAN SEMESTA ALAM YANG ESA.

Ini soal bagaimana orang orang menemukan pada dirimu.
Kualitas dan dedikasi seorang pejuang.
Yang bisa diandalkan oleh mereka untuk membantu mengurai satu demi satu persoalan berat kehidupan.
Karena mereka sudah terlalu lama dikecewakan.
Oleh mereka yang hanya bisa berkata: “aku pemimpin yang bertugas melayani kalian”

Ya kualitas dan dedikasi seorang pejuang.
Pada semua bidang kehidupan.
Bukan hanya dalam satu urusan.
Apalagi hanya urusan hari coblosan.
Itu terlalu menyederhanakan persoalan.

Orang orang akan memilihmu karena satu alasan.
Memilihmu untuk menjadi sahabat kehidupan.
Wakil penyambung lidah kepentingan.
Pemimpin tempat menaruh selaksa harapan.
Jika dalam dirimu mengalir tanggung jawab dan semangat pejuang.
Yang dengan tulus bekerja siang malam.
Demi panggilan iman.
Untuk menjaga kemulyaan kemanusiaan.
Dalam timbangan dan ukuran TUHAN SEMESTA ALAM.

Sekali lagi ini soal bagaimana orang orang akan memilihmu.
Untuk menjadi orang yang dipercaya berada di barisan terdepan mereka.
Berjuang menyelesaikan segala kesulitan dan kerumitan hidup mereka.
Bukan hanya dalam satu urusan.
Apa lagi urusan di hari coblosan.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *