Mengapa Kita Tidak Bisa Menghasilkan Hal-hal Besar dalam Kehidupan

Jun 30

I dream big words on blackboard with colorful alphabets.

Saya mengartikan hal hal besar adalah segala sesuatu yang :
1.memiliki makna karena selalu diukur dengan kebenaran,
2.memberi manfaat bagi diri,
3.mampu memajukan kualitas diri,
4.menyanggupkan diri meraih prestasi,
5.mempermudah diri berdaya guna bagi sesama,dan
6.meluaskan area manfaat atau daya guna kita.

Dengan pengertian seperti itu kita lalu bisa sedikit lebih mudah menelusuri mengapa kita tidak mampu menghasilkan hal hal besar dalam hidup kita.

Inilah beberapa kemungkinan penyebabnya :

1.kita tidak memiliki kemampuan untuk itu , karena selama ini kita tidak sejak dini memperlengkapi diri dengan ilmu , keahlian , karakter unggul , wawasan luas dan cita cita besar, padahal itu semu adalah perlengkapan dasarnya.

2.kita terperangkap dalam kehidupan yang hanya cenderung memikirkan diri sendiri daripada berkeinginan untuk memberi arti dan manfaat bagi sesama.

3.kita kehilangan banyak waktu dan kesempatan karena lebih sering disibukkkan oleh berbagai hal yang sekedar memberi HIBURAN dan tidak bernilai MEMAJUKAN.

4.kita.tidak pernah disadarkan oleh amanah besar yang diletakkan Tuhan Yang Maha Esa dii pundak kita yaitu amanah memakmurkan kehidupan dengan memperjuangkan tegaknya kebenaran Nya.

2 komentar

  1. agus mauludi /

    Alhamdulillah, rizqi tidak kemana, hari rabu 21 sept 2016 di masjid takobbar telkom ketintang sby, pak ustadz menyampaikan dan sangat tertarik materinya … maklum saya jarang mendapat siraman rohani dengan sudut pandang yg berbeda dng isue terbaru .. seperti intervensi sdm indonesia oleh negara adidaya yg tidak kita sadari bahayanya … matur suwun dan saya mli mencari artikel lain dari pak ustadz utk menambah wawasan kami ..

  2. Assalamualaikum.
    Sharing yg menyentuh dan selaras dengan banyak anak muda seperti saya misalnya yang menghabiskan banyak waktu tidak untuk memajukan dan bermanfaat pada khalayak banyak. Salam kenal saya Hendri, karyawan salah satu multinasional company di indonesia. Tinggal di jakarta cukup lama yaitu 3 tahun dan sudah menikah, istri tinggal di surabaya. Ust arqom, saya bertemu anda pertama kali ketika kmrn sabtu 1 okt 2016. Anda mengisi seminar oleh RZ, Allah berkuasa atas pertemuan kita. Saya sangat tertarik dengan paparan dan sistematika serta intonasi anda saat berbicara. Ust mhn izin saya menyampaikan sesuatu bahwa membaca dan meresapi artikel inspiratif ini, sangat satu frekuensi dengan diri saya. Lantas bagaimana kita harus melepaskan dari belenggu hal hal kecil yg tiapbhari 8-10 jam per hari kita lakukan tanpa makna dan manfaat bagi sesama? Kedua saya sudah mantab memutuskan untuk wisuda di perusahaan saat ini saya berkarya di akhir tahun ini dan saya putuskan untuk lebih banyak porsi saya untuk hal hal yg tdk hanya untuk diri sendiri tp orang lain. Sekian mungkin ustd. Semoga Allah berikan kekuatan dan kesehatan spy terus berdiri kokoh menyemai kebaikan.
    Mator sakalangkong.

    Salam Hangat
    Hendriawan

Tuliskan tanggapan untuk Hendriawan Iswidodo Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *