Mengapa Harus Cinta yang Saya Tulis

Oct 19

Love cinta

“Cintalah yang mengubah semua citarasa kehidupan menjadi manis, indah, menyenangkan dan selalu menimbulkan kegairahan”

Beberapa teman yang membaca tulisan-tulisan saya dalam pekan ini, bertanya mengapa saya tiba tiba menulis tentang CINTA. Lewat tulisan ini saya ingin menjelaskan alasan alasan mengapa saya menulis tulisan tentang cinta itu.

Ada empat hal penting yang menjadi alasan saya, selain apapun yang sudah saya ulas secara rinci dalam tulisan-tulisan saya terdahulu tentang cinta itu:

Pertama: Sebagai manusia kita dicipta oleh PENCIPTA KEHIDUPAN YANG MAHA ESA membawa sifat natural MENCINTAI apapun yang memberi kenyamanan, menyenangkan dan membahagiakan kita.

Cinta kita secara alami biasanya selalu kita tujukan kepada lawan jenis kita, ayah – ibu kita, anak – anak kita, binatang, kendaraan, harta perniagaan, kedudukan serta tanah kelahiran kita. Sebab itu semua menjadi sumber kenyamanan, kesenangan dan kebahagiaan hidup kita. Dan oleh karenanya semua pertemanan, persahabatan, pertalian ikatan rumah tangga, pengabdian pada ayah dan ibu, perjuangan kerja, pengorbanan untuk mewujudkan misi besar selalu di gerakkan oleh CINTA.

Kedua: Diatas CINTA kepada hal hal yang saya sebut diatas ada CINTA kepada PENCIPTA KEHIDUPAN YANG SATU YANG MAHA HIDUP yang kekuatan dan dampaknya bisa membuat kita manusia mampu memperlakukan dan mengelola CINTA kepada selain diri NYA dengan cara agung, mulya dan akan selalu menimbulkan ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, kekuatan jiwa yang lebih kekal serta menjadi pendorong utama lahirnya prilaku dan karakter unggul dalam kehidupan kita.

Ketiga: Karena suatu saat kita akan kembali kepada PENCIPTA kita, maka melakukan berbagai upaya agar kita lebih LEKAT kepada NYA, dengan cara lebih mencintai NYA adalah cara terbaik agar kita tidak mengalami goncangan kesedihan yang berlebihan pada saat kita terpisah dari apapun yang kita cintai selain diri NYA.

Keempat: Membangun diri agar lebih mencintai PENCIPTA KEHIDUPAN ini ternyata justeru menjadi kebutuhan utama hidup kita dan oleh karenanya ia akan menjadi pekerjaan yang menyenangkan, menggairahkan dan tidak akan bisa dibendung dan dikalahkan oleh kekuatan apapun.

Teman teman begitu tulisan ini hendak saya selesaikan, sebuah pesan singkat terkirim ke saya: “maaf ustad sedang jatuh cinta ya?”
Lalu saya jawab: “Ya benar saya sedang lebih jatuh cinta kepada NYA”

Itu alasan alasan saya teman.Semoga kita akan lebih mencintai NYA.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *