Maksimalkan Kemampuan Pikiranmu Lewat Status Facebookmu

Sep 17

2013 09 19 img 5951

Ini sih sangat personal.
Dan belum tentu juga sepenuhnya cocok buatmu.

Sejak Mas Guntar membuatkan akun FB buat ku, aku jadi lebih sering menulis.
Latar belakang tulisan yang kubuat beragam.
Mulai dari perenungan diri.
Mentafakkuri kebesaran, keagungan dan kemutlakan SANG MAHA PENCIPTA
Menyemangati diri untuk lebih dekat dan semakin kuat terikat dengan NYA.
Menumbuhkan cinta dan rindu sejati kepada SANG PEMILIK MUTLAK KEHIDUPAN.
Menumbuhkan tanggung jawab diri untuk berjuang menyebarkan kebenaran NYA.
Mengajak semua orang untuk mau terus melakukan penyempurnaan diri dengan selalu belajar.
Mengingatkan diri dan semua teman temanku untuk memperbaiki kinerja kehidupan di tengah tengah dahsyatnya badai perubahan.
. . . . . . . . .
Dan masih banyak lagi yang kutulis.

Tak pernah kubayangkan kalau akhirnya semua tulisan itu bisa jadi 5 buku setelah kukumpulkan.
Berturut turut judulnya
Pertama: REFRESH YOUR LIFE EVERYDAY.
Kedua: MAKE YOUR LIFE BETTER EVERDAY.
Ketiga: THE MIRACLE OF LOVE, PRAY AND CHARACTER.
Keempat: GROWING WITH UNLIMITED POWER.
Kelima: BUILD PRIDE IN YOUR LIFE

Yang penting kemudian untuk kusampaikan kepadamu.
Menulis status seperti yang ada di satus FB ku selama ini ternyata banyak membawa dampak pada pikiranku.

Pikiranku menjadi lebih peka dan sensitif.
Semakin terlatih mengingat sesuatu untuk kuceritakan kembali di FB ku.
Mulai terbiasa memikirkan sesuatu dengan lebih dalam.
Makin terlatih menelusuri dan menganalisa kandungan makna dan hikmah dibalik sesuatu.
Bertambah sadar akan kekuatan kata dan kalimat yang kusampaikan dalam kumpulan kumpulan pemikiranku lewat FB ku.
Dan masih banyak lagi.

Sekali lagi ini sangat personal.
Belum tentu cocok buatmu.

Tetapi aku merasakan sendiri.
Mengisi status FB ku dengan sekedar membagikan foto kegiatanku dan foto foto lainnya tidaklah sekuat pengaruh kepuasannya bagi jiwaku, jika dibandingkan dengan membagikan berbagai tulisan lewat statusbFB ku itu.

Memberitahukan keberadaan dan aktivitasku saja lewat FB kepada teman temanku makin lama makin menjenuhkan.
Apa lagi kalau aku isi status FB ku itu dengan keluhan, kekecewaan, kemarahan, pesimisme dan sebagainya.

Sekali lagi ini sangat subjektif.
Ini pendapatku pribadi.
Belum tentu cocok bagimu

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *