Lipat Gandakan Kinerja, Raih Kehidupan Lebih Produktif

Sep 12

1257537463dIjmNAJ

Kita tidak akan pernah menghadapi situasi kehidupan yang selalu mudah. Justeru ada saat-saaat di mana segala yang hendak kita wujudkan dalam kehidupan ini menjadi semakin menantang, sulit, rumit,kompleks dan tidak segera memberikan tanda tanda akan segera tercapai.

Dan mungkin sekarang kita sedang punya targ
et hidup yang begitu besar dan obsesif, tetapi kita merasa tidaklah gampang untuk mewujudkannya.

Sementara setiap harinya ketika kita hendak memulai bekerja kita sangat berharap bisa memperoleh hasil yang maksimal,agar semakin mendekatkan kita pada tujuan hidup yang sudah kita tetapkan.

Disinilah kita membutuhkan kemampuan meningkatkan KINERJA kita setiap harinya.

Nah, lipatgandakanlah kinerja kita dengan meningkatkan mutu dari hal hal berikut ini:

1. Energi.
Jarak antara kita dengan sukses yang kita mimpikan tentulah jauh. Itu artinya kita membutuhkan banyak energi untuk mencapainya. Tidak saja energi fisik yang secara operasional kita butuhkan, tetapi juga kita membutuhkan energi spiritual-emosional untuk tetap dapat menyalakan bara motivasi kita dalam bekerja dan berjuang mewujudkan mimpi hidup kita tersebut.

Energi fisik operasional bisa kita dapatkan dengan cara memperbaiki mutu nutrisi, intensitas, dan kualitas olahraga, gaya hidup serta pola istirahat Kita.

Sementara itu energi spiritual-emosional bisa kita lipatgandakan melalui konsistensi dan peningkatan kehidupan ibadah kita pada Sang Pencipta Kehidupan Yang Maha Esa,Maha Kuat dan Maha Berkuasa atas segala sesuatu dalam kehidupan ini. Sebab ini adalah sumber energi spiritual emosional yang tanpa batas.

2. Keyakinan.
Setiap kali kita dihadapkan pada situasi yang tidak mungkin diatasi secara rasional –melalui pendekatan apapun– maka ingat-ingatlah bagaimana Zakaria yang seorang Nabi berdoa seraya menyebut dua hal yang saling bertolak belakang.

Hal pertama yang disebutnya dalam doanya adalah: “Ya Tuhan, saya ini sudah tua, rambutku beruban, tulang belulangku sudah remuk, sementara istriku mandul.” Ini adalah kondisi yang disadarinya bahwa sangat tidak mungkin baginya untuk dapat memiliki keturunan.

Adapun hal kedua yang disebutkan dalam doanya adalah: ”Tetapi saya tidak pernah berputus asa untuk dapat memperoleh karunia anak dari-Mu.” Ya ini adalah sebuah keyakinan atas kemutlakan kekuasan Tuhan yang melampaui hukum sebab akibat yang sepenuhnya berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya secara mutlak.

Dan akhirnya memang, Tuhan mengabulkan doa itu dan menganugrahkan seorang anak laki-laki yang kelak bernama Yahya.

Atau ingat-ingatlah jawaban seorang pejuang palestina –negara yang secara zhalim dijajah oleh Israel– ketika ditanya seorang wartawan: “Engkau yakin hanya dengan melempar batu bisa mengusir dan mengalahkan yahudi?” Pejuang itu pun menjawab: “Kewajiban kami sebagai bangsa yang dijajah adalah berjuang, akan tetapi kewajiban Tuhan kami adalah memenangkan bangsa yang dijajah yang tetap mau berjuang melakukan perlawanan!”

Memiliki KEYAKINAN yang harus selalu kita usahakan agar bisa terus meningkat seperti dua contoh diatas akan memudahkan kita meningkatkan KINERJA kita setiah harinya.

Tindakan kita selalu mengikuti keyakinan kita. Jika kita yakin sesuatu bisa diwujudkan, maka pikiran akan mencari cara untuk mewujudkannya. Dan secara fisik pun kita siap bekerja keras untuknya.

Oleh karena itu kita harus selalu secara bulat meyakini bahwa Tuhan akan memberikan yang TERBAIK untuk kita, selama kita selalu melakukan KERJA DAN IKHTIAR TERBAIK sebagaimana yang diperintahkan-Nya.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *