Lelaki Hitam yang Membuatku Malu

Dec 07

+1257537212Mwp81AH

“Teruslah bercermin dengan satu demi satu cermin yang telah dipilihkan TUHAN untukmu”

Aku sudah bercerita kepadamu lewat tulisan tulisan ku di FB ini tentang orang orang yang BIASA karena memang tidak banyak dikenal, tetapi mereka harus kuakui adalah orang LUAR BIASA

Pertama: Kemarin, Kamis 6 Desember 2012 saya sudah membagikan kisah hidup seorang muslimah yang telah menutup hidupnya dengan sempurna. Ia tertabrak saat menunaikan tugasnya menjadia panitia kegiatan keagamaan, lalu menjelang detik detik ajalnya tiba, dengan sisa sisa terakhir tenaga yang dimilikinya ia menutup hidupnya dengan bersujud di aspal jalan. Dan yang menakjubkan, hari itu ia sedang dalam kedaan berpuasa sunnah.

Kedua: Aku juga sudah menuturkan kepadamu tentang akhir hidup seorang imam sholat jumat yang meninggal saat sujud terakhir sebelum takhhyat akhir dilaksanakan. Belakang terkuaklah rahasia mengapa ia meninggal dalam keadaan semulya itu. Ia adalah sosok hamba Allah yang selalu gemar berinfaq dalam segala keadaan, baik sedang dalam keadaan lapang rezeki maupun dalam situasi sempit rezekinya.

Ketiga: Engkau juga tentu masih ingat bahwa aku juga pernah bercerita kepadamu tentang seorang manta sopir angkot di kotaku. Dalam 5 tahun terakhir hidupnya, ia mendedikasikan hidupnya untuk masjid. Bukan sebagai ketua takmir, ataupun sebagai pejabat takmir yang lain, tetapi sebagai tukang bersih bersih WC masjid dan tempat wudhu dimasjid itu. Laki laki itu akhirnya menutup hidup dengan manis, dengan husnul khotimah pula. Ia meninggal saat sudah selesai mandi untuk sholat jumat dan sedang bersiap siap menuju ke masjid yang berjejeran dengan rumahnya

Keempat: Seorang karyawan biasa di sebuah PTPN di Jawa Tengah, yang selalu mau bekeliling di 7-9 desa untuk memperkenalkan dan meminjamkan buku kepada warga di desa desa itu, demi ikut membantu memajukan masyarakat di semua desa itu.

Ia mengaku berangkat jam 1 atau jam 2 siang selepas pulang kerja dari kantornya dan baru pulang dari berkeliling di 7-9 desa itu memperkenalkan dan meminjamkan buku pada jam 10 malam, denga membawa pulang uang pemberian warga atas buku yang dipinjamnya sebesar antara 3 ribu sampai 10 ribu rupiah.

Ia bersyukur setelah 20 tahun lebih bekerja di desa desa itu denga penuh ketulusan tanpa tendensi mencari keuntungan materi, kini warga atau masyarakat di desa desa itu semakin maju karena mencitai buku. Begitulah pengakuannya dengan penuh rasa syukur dan bangga kepada Allah. Laki laki tulus yang semakin sepuh itu dikenal dan dikenang sebagai PERPUSTAKAAN KELILING.

Nah ada seorang lagi yang belum sempat kuceritakan kepadamu. Dia juga orang biasa. Karena dia hanyalah seorang budak hitam di kota Baghdad yang hidup pada abad pertengahan Hijriah.

Tetapi budak hitam itu menjadi luar biasa karena suatu malam di masjid terbesar di kota itu ia sholat dua rakaat dengan penuh kekhusyukan, melanjutkannya denga dzikir dan menutupnya dengan permohonan agar kota itu segera dianugrahi hujan oleh Allah setelah kemarau panjang.

Yang LUAR BIASA dari sholat, dzikir dan doa budak hitam itu adalah TERKABULKAN nya permohonannya kepada ALLAH. Tidak lama setelah budak hitam itu sholat, berdzikir dan berdoa, Baghdad diguyur hujan lebat sekali.

Padahal pada siang harinya sudah dilaksanakan sholat istisqo (sholat minta hujan) dan dipimpin langsung oleh orang orang paling sholeh serta ulama ulama mereka, tetapi hujan di berikan oleh ALLAH seperti yang diharapkan.

Dan sesungguhnya sholat istisqo itu sudah dilaksanakan beberapa kali. Tetapi hujan tidak juga diberikan oleh ALLAH kepada penduduk BAGHDAD itu.

Karena peristiwa itu, seorang yang sangat kaya dikota itu berkenan membelinya dari majikan lama budak hitam, dan akhirnya ketahuanlah semua rahasia ibadah budak hitam itu.

Menurut majikan lamanya, budak hitam itu selalu disiplin menjaga ruku’ sujudnya kepada Allah dalam sehari semalam, serta menantiasa menghidupkan malam dengan memperbanyak tahajjud kepada NYA.

Setelah budak hitam itu bersama majikan barunya, dan rahasia ibadah nya diketahui oleh semakin banyak orang, budak hitam itu kembali sholat menghadap kepada NYA dan mengajukan doa tulusnya.

Ia memohon agar diperkenakan NYA untuk segera menemui NYA. Tidak lama setelah doa itu, ALLAH berkenan memanggil budak hitam itu ke haribaan NYA. Ia meninggal dunia dengan mulya dengan membawa pulang jiwa yang selalu ingin menjaga rahasia ibadahnya dengan TUHAN nya.

Aku malu dengan lelaki hitam itu.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *