Laki-laki yang Mengajarimu Mengatasi Ketidakmungkinan

Nov 27

121001 scenery 1217047799fXQQQdl

“Dia membuka mata dunia bahwa ikhtiyar, doa dan kepasrahan total kepada PENCIPTA KEHIDUPAN adalah senjata penakluk kesulitan”

LAKI LAKI itu dihadapkan pada sejumlah tantangan yang rumit berikut:

Pertama: Menurut sumber sumber yang bisa dipercaya, kota dimana dia tinggal akan diserang oleh 10.000 pasukan lawan, yang merupakan gabungan dari berbagai kekuatan yang sangat tidak suka dan memusuhi LAKI LAKI itu bersama pengikutnya.

Kedua: Pada saat kabar penyerangan itu tersiar, kota itu sedang mengalami musim dingin dan kesulitan pangan melanda kota itu

Ketiga: Dari dalam kota itu sendiri diam diam sekolompok kekuatan besar akan menikam dari belakang saat LAKI LAKI itu memimpin perlawanan terhadap pasukan yang akan menyerbu kota nya

Keempat: Dikawasan dimana LAKI LAKI itu tinggal, belum pernah dipraktekkan satu carapun yang bisa ditiru untuk digunakan mempertahankan dari serangan pasukan yang sangat besar untuk ukuran saat itu

Apa yang dilakukan oleh LAKI LAKI itu?

Pertama: Ia menghimpun orang orangnya dan meminta mereka mengajukan usulan terbaik untuk mengatasi serangan pasukan yang akan datang ke kota mereka. Dan satu usul yang muncul datang dari pengikutnya yang berasal dari luar negara dimana kota itu berada.

Kedua: Menindaklanjuti usulan yang diterimanya,
LAKI LAKI itu mengerahkan orang orangnya untuk membuat jurang atau parit sepanjang 5. 544 atau 5,544 kilometer dengan lebar 4,62 meter dan kedalaman parit mencapai 3,234 meter.

Ketiga: LAKI LAKI itu memimpin langsung dan turut bekerja bersama orang orangnya dalam melakukan penggalian parit yang diselesaikan hanya dalam waktu 10 hari. Bahkan dalam dokumen lain disebutkan diselesaikan dalam 6 hari.

Keempat: LAKI LAKI ini kemudian membawa dan memimpin pasukannya bersiaga di sebuah Gunung di kota itu yang diperkirakan akan dipilih oleh pasukan lawan untuk dijadikan pintu masuk menyerang kota itu, sebab mereka sudah pasti tidak bisa melangkahi jurang atau parit selebar 4,62 meter yang didalamnya sudah disiagakan pasukannya yang lain untuk menggangu upaya melintasi jurang atau parit itu dengan berbagai cara.

Kelima: LAKI LAKI itu terus menerus memohon dan bergantung dan berharap secara mutlak kepada Tuhan Semesta Alam, Allah agar segenap ikhtiyar dan strategi yang dijalankannya dibalas dengan pertolongan dan kemenangan dari NYA

Keenam: LAKI LAKI itu bersama pasukan nya mempertahankan kota itu hampir sebulan lamanya dari serangan pasukan lawan, dan korban yang jatuh pada pasukannya hanya berjumalah 6 orang, sementara jumlah korban pasukan lawan sebanyak 12 orang.

Apa yang didapatkan LAKI LAKI itu bersama pasukannya setelah sebulan berjuang

TUHAN SEMESTA ALAM, ALLAH SWT, membalas semua ikhtiyar serta doa dan harapan tulus LAKI LAKI itu bersama pasukannya yang begitu menakjubkan dengan mengirim BADAI DAHSYAT yang memporak porandakan pasukan lawan.

Begitulah LAKI LAKI itu mengajarimu berjuang dalam keidupan ini dalam mengatasi KETIDAKMUNGKINAN. LAKI LAKI itu selalu engkau sebut namanya dalam saat saat ruku’ sujudmu kepada NYA

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *