Laki-laki Kuat dan Menakjubkan di Pos Penjagaan

Dec 01

+horhhe 12579375719JFAaKW

“Hiburlah selalu jiwamu dan lipatgandakanlah kekuatan ruhanimu dengan ayat ayat TUHAN mu”

Aku ingin mengajakmu melihat dari dekat seorang laki laki yang berjaga disebuah pos penjagaan peperangan bersama seorang sahabatnya yang lain.

Laki laki itu mendapat giliran pertama berjaga agar musuh tidak menyerang melalui celah yang dijaganya dilokasi itu, diperbatasan yang memisahkan dia dengan semua musuhnya.

Ia memutuskan berjaga sambil menghabiskan waktu membaca ayat ayat NYA dalam kekhusukan ruku’ sujud kepada SANG PENCIPTA KEHIDUPAN.

Sebuah panah dibidikkan musuh kepadanya sementara laki laki itu tenggelam dalam kelezatan membaca ayat ayat NYA

Laki laki itu terus saja membiarkan tubuhnya tertancap panah. Ia tidak segera mengakhiri ruku’ sujudnya. Dan Ia juga tidak segera membangunkan sahabatnya yang turut berjaga dengannya.

Sebuah panah sekali lagi menembus tubuhnya. Tetapi ia tetap tidak segera mengakhiri taqarrubnya kepada SANG PENCIPTA, sebab ia begitu larut, terhanyut, terasuki, oleh ayat ayat NYA yang dibacanya ketika berdiri dihadapa NYA.

Ayat ayat itu memang telah memberi dan mengalirkan kekuatan, daya tahan, ketenangan, kedamaian, keterlindungan, kelezatan bagi pikiran, perasaan, hati dan jiwa laki laki itu.

Maka rasa sakit, nyeri, dan perih karena tertusuk serta terluka oleh panah yang menembus tubuhnya tidak lagi dipedulikan dan dirisaukannya

Ia memilih menunggu hingga ayat ayat NYA tuntas dibacanya dalam ruku’ sujud agungnya kepada NYA.
Lalu dengan tenang ia membangunkan sahabatnya dan memintanya menggantikan tugas yang penuh ancaman mematikan itu.

Aku tidak ingin menyebutkan siapa nama lelaki itu kepadamu. . .
Biarlah engkau mencari namanya dalam sejarah perjuangan Nabimu.

Yang jelas dia adalah laki laki yang selalu menghimpun dalam dadanya ayat ayat NYA, membaca dan merenungkannya dalam seluruh denyut aktifitasnya, serta mengarangkan langkah hidupnya dengan ayat ayat itu.

Aku tahu engkau akan terus bekerja melewati hari harimu mengejar mimpi besarmu.

Aku tahu engkau akan lelah, capek, tidak lagi bertenaga, kesepian, mulai kehilangan kontrol dan kendali diri, dirasuki oleh rasa putus asa dan pesimis dan sebagainya.

Tapi aku percaya engkau akan bisa kembali menemukan kesegaran dan kebugaran jiwamu, kekuatan semangatmu, bara tekadmu, nyala api gairah hidupmu, jika. . . .

Ya, jika engkau selalu mengisi rongga jiwamu dengan ayat ayat TUHAN mu, membaca dan merenungkan keagungan maknanya dengan segenap kesanggupan dan kemampuanmu dalam saat saat ruku’ sujudmu kepada PEMILIK ayat ayat itu atau pada saat saat lain dalam kehidupanmu. Lalu engkau arahkan langkah hidupmu dengat ayat ayat TUHAN mu itu.

Jika engkau tiba tiba merasa ragu untuk memulainya, coba engkau ingat ingat kembali cerita laki laki yang berjaga jaga di pos penjagaan diperbatasan itu.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *