Kayakah Jiwamu?

Apr 15

2015-04-26 akhmadArqomDotCom Divine_Light_revised_by_Faellas.png_112

Coba engkau raba perasaanmu. Apakah engkau selalu merasa miskin dan menganggap terlalu sedikit memiliki kekayaan materi? Kalau engkau menjawab ia, berarti jiwamu tidak kaya.
Berapapun banyaknya harta yang engkau miliki engkau akan selalu merasa miskin jika jiwamu tidak kaya.

Kaya jiwa itu adalah:

Pertama: Engkau secara bertahap membiasakan diri untuk bisa mengendalikan berbagai kesukaan, kesenangan dan keinginanmu sampai pada kondisi engkau tidak dipersulit karena terlalu dikendalikan oleh berbagai kesukaan, kesenangan dan keinginan itu.

Kedua: Engkau perlahan lahan makin sering berbagi atau memberi dengan hartamu sebab dengan begitu engkau melepaskan ketergantungan pada hartamu dan sepenuhnya bergantung hanya kepada SANG MAHA PEMBERI REZEKI yang selalu membalas semua harta yang engkau bagikan dengan tulus pada sesama dan digerakkan oleh iman dan rasa syukur kepada NYA.

Ketiga: Engkau cari harta dengan segenap kerja kerasmu dengan tujuan semuanya akan engkau jadikan sebagai sarana dan biaya bagi semua pengabdianmu kepada TUHAN YANG MAHA ESA dalam bentuk amanah amanah NYA yang harus kau laksanakan di semua medan kehidupan.

Keempat: Engkau merasakan memiliki kekayaan diri yang jauh lebih berharga dan lebih mencukupimu dibandingkan kekayaan hartmu, ketika engkau mendapatkan anugrah ketenangan, kebahagiaan, kejernihan pikiran dan perasaan, kebesaran jiwa, kelapangan dada, kedalaman keyakinan, kekuatan kemauan, ketinggian cita cita dan semua kemulyaan diriyang lain, melalui saat saat engkau bisa mendekatkan dirimu kepada TUHAN mu lewat berbagai ibadah yang engkau tunaikan kepada NYA.

Kelima: Engkau makin bisa membawa pikiran, perasaan, hati dan jiwamu lebih mencitai SANG MAHA PENCIPTA DAN PEMBERI HIDUP, daripada sekedar mencintai kehidupan yang sesungguhnya hanya singkat dan sementara

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *