Jangan Menyerah dengan Keadaan Berat Ini

Jun 22

2013 06 22 +1257597941E3M8uXn

Sudah kita tunaikan sebagian tugas sejarah kita.
Kita menyampaikan protes.
Kita melakukan demonstrasi
Kita minta wakil wakil rakyat kita menyampaikan penolakan.
Kita tidak setuju BBM naik.
Kita tidak ingin saudara saudara kita yang sudah menderita menjadi semakin menderita karena para pengambil keputusan memilih menaikkan harga BBM dengan berbagai alasan yang tidak begitu dimengerti oleh saudara saudara kita yang paling terdepan terpukul oleh kebijakan ini.

Tapi inilah situasinya.
Suara pembelaan kepada rakyat kecil kalah banyak dengan suara yang pura pura membela kepentingan rakyat kecil.
Suara perjuangan untuk memenangkan kepedulian terhadap penderitaan kalah lantang dengan suara yang pura pura membela penderitaan dan kesengsaraan.
Ini karena suara kita kalah banyak.
Ini juga karena media penyambung suara perjuangan kita tidak semassif yang mereka miliki.
Mereka yang memiliki media cetak dan media elektronik.
Walau kita masih punya senjata media sosial ini.

Maka semakin sadarlah kita akan pesan Rasul kita.
Pejuang kebenaran yang kuat lebih baik dan lebih dicintai TUHAN dibandingkan pejuang yang lemah.
Pejuang kebenaran yang tulus dan benar benar peduli kepada penderitaan rakyat kecil harus benar benar banyak.
Sekali lagi HARUS BENAR BENAR BANYAK JUMLAHNYA.
Harus LEBIHVBANYAK dari jumlah para PEJUANG YANG PURA PURAB itu.
Sebab dengan cara itu kita akan diberikan KEMENANGAN diberbagai medan kehidupan dengan izin TUHAN YANG MAHA MENGATUR KEHIDUPAN.

Memang dalam medan perang kita meyakini prinsip SEGOLONGAN KECIL PEJUANG KEBENARAN akan bisa mengalahkan MUSUH MUSUHNYA dengan izin TUHAN.

Tetapi dalam medan pengambilan keputusan PEJUANG KEBENARAN HARUS LEBIH KUAT DAN LEBIH BANYAK dari lawan lawan yang hendak menghalanginya.

Mari terus bekerja agar PEJUANG KEBENARAN TERUS BERTAMBAH KUAT DAN SEMAKIN LEBIH BANYAK serta MENJADI KEKUATAN UTAMA di negri tercinta ini

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *