Jangan Mau Engkau Dipalingkan dari Ruku’ dan Sujudmu

Jan 04

2013 01 04 Screen Shot 2013 01 04 at 07 43 21

“Tidak ada penghibur dan peneguh jiwa yang paling menakjubkan selain ruku’ dan sujud kepada DIA YANG MAHA HIDUP dan SENANTIASA MENJAGA KEHIDUPAN”

Kamis sore, 3 Januari 2013 kemarin, bersama 3 orang teman saya berangkat ke Lembang Jawa Barat, untuk sebuah acara kantor yang harus saya ikuti.

Melewati banyak pemandangan kesibukan manusia dengan segala daya tariknya dari sejak bandara Juanda Surabaya hingga bandara Husen Sastranegara di Bandung mengingatkan saya atas sejumlah persoalan penting lainnya diseputar ruku dan sujud yang sebagian sudah saya jelaskan kemarin:

Pertama: Aktifitas kerja, perjalan keberbagai tempat serta beragam kesibukan lainnya membuat kita mengalami RANGSANGAN KETERTARIKAN dan RANGSANGAN KESENANGAN atas berbagai hal yang membawa RASA INDAH, RASA NYAMAN dan RASA SUKA.

Inilah yang berpotensi mengurangi disiplin kita untuk SEGERA RUKU’ dan BERSUJUD dihadapan TUHAN kita YANG MAHA ESA

Kedua: Apabila BERKURANGNYA DISIPLIN untuk segera RUKU’ dan SUJUD ini tidak segera kita sadari dan tidak kita kendalikan maka secara perlahan lahan kita akan mengurangi masuknya kedalam diri kita CURAHAN citarasa ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, kebeningan, keteduhan, kelapangan yang BERLIMPAH RUAH dan TIDAK AKAN PERNAH ADA HABISNYA.

Ketiga: Apabila proses kedua diatas terus berlanjut maka kita akan mulai merasakan KEKERINGAN, KEKOSONGAN dan KEHAMPAAN dalam ruku’ sujud kita, dan kemudian kita akan mencari PEMUAS KEBAHAGIAAN JIWA dari luar aktifitas ruku dan sujud kita kepada NYA atau dari selain aktifitas mengingat dan menyebut nama NYA.

Semoga ini bisa kita waspadai dan kalaulah terjadi semoga bisa kita perbaiki kembali.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *