Jangan Jadikan Hidup Kita Seperti Kereta Tua

Dec 16

2013 12 16 20131216 fire in the sky

Hampir dua tahun tulisan ini saya tulis. Saya tiba tiba ingin merenungi tulisan ini dan mengajak teman teman semuanya ikut menyelami sedikit hikmah yang mungkin bisa digali dari tulisan ini

“Kereta tua adalah hidup yang tak pernah sampai. Atau mimpi bahagia yang terlalu sederhana. Atau perjalanan cita cita yang sangat lamban dan tak menghartarkan. Disuatu pagi saat kita perlahan membuka daun jendela. Angin belum bergerai. Matahari mulai menyapa. Apa yang kita pikirkan hari ini? Adakah kita seonggok kereta tua.

Ya kereta tua itu jalannya lambat dan tersendat, suasana gerbongnya yg tidak nyaman, lebih sering rusak daripada beroperasi. Serta selalu membuat banyak orang mengeluh, mencaci dan mengumpat.

Kereta tua. Kendaraan itu sering dianalogikan untuk sebuah kehidupan yang tidak produktif, statis, lamban dalam bergerak, atau mungkin tidak berjalan sama sekali. Ada banyak hal yg tdk berhasil kita capai, lantaran tdk maksimalnya kita dalam mengelola hidup ini. Akan tetapi jika kita mulai mengelola hidup ini dengan cara cara baru berikut, maka dengan ijin Nya kereta hidup kita akan berjalan lebih cepat
1. Mari terus mengingatkan diri sendiri bahwa hidup yang sedang kita jalani adalah sebuah anugrah besar dari Nya yang harus selalu kita isi dengan iman, ketulusan, kesabaran, keistiqomahan dalam mengabdikan hidup ini sepenuhnya kepada Nya.

2. Mari jangan pernah lelah menjaga dan meningkatkan kebugaran dan kesegaranan ruhani kita dengan selalu membawanya mendekat kepada Nya dengan penuh rasa rindu, cinta dan gelora syukur kepada Nya

3. Mari kita perlengkapi diri dengan sebanyak mungkin pengetahuan, ilmu, keahlian dan keterampilan agar dalam hari hari kehidupan yang kita lalui, agar kita selalu bisa menghasilkan karya karya agung kebaikan yang diridhoi Nya dan bermanfaat bagi sesama makhluk Nya

4. Mari jalani hidup ini dengan lebih banyak lagi membagikan kepada sesama cinta, kasih sayang, pengertian, dorongan, ilmu, keahlian, kesempatan dan pengakuan akan potensi dan prestasi orang lain, agar semakin banyak orang orang disekitar kita yang bisa menjadi bintang dalam kehidupan.

5. Mari selalu menyisihkan waktu agar dapat menghibur diri dengan segala keriangan, kegembiraan, kesenangan, senyum dan canda tawa dalam takaran yang dibutuhkan oleh jiwa kita serta dalam ukuran yang disukai oleh Nya, agar kita bisa merasakan hakekat warna warni keindahan hidup yang diletakkan Nya.

Ya Robbana, beri kami kemampuan untuk menjadikan hidup kami lebih baik dari waktu ke waktu”(2 Mei 2012)

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *