Jagalah Selalu Kekuatan Ruhanimu

Oct 30

+1257194459cf9EatC

“Engkau semakin membutuhkan kekuatan ruhani jika semakin besar dan berat tantangan hidup yang engkau hadapi”

Saya berharap kita semakin memiliki perhatian yang semakin sungguh sungguh terhadap kualitas dan kuantitas kehidupan ruhani kita setelah saya menjelaskan 3 alasan terdahulu mengapa kita harus menjaga kekutan ruhani kita.

Alasan alasan berikutnya adalah:

4.Terapi efektif untuk beragan penyakit ruhani.

Seperti juga jasmani, ruhani kita manusia bisa mengalami penurunan kekuatan dan daya tahannya, sehingga tiba tiba kita memperlihatkan kemalasan, keputus asaan, pesimisme, ketidakdisiplinan, kebosanan, kecintaa yang melebih kadar kewajaraan kepada segala sesuatu yang disenangi.

Jika hal hal itu tidak segera diatasi, maka akan disusul oleh kemunculan penyakit ruhani berikut yang semakin memiliki daya rusak bagi kehidupan kita seperti: iri, dengki, tinggi hati, berkhianat, dendam, benci, dhalim dan lain sebagainya

Dampak paling berat dari penyakit jasmani adalah kematian. Akan tetapi penyakit ruhani menimbulkan efek yang lebih membahayakan hingga kelak dihari pertanggungjawaban di hadapan NYA.

Menjaga kesehatan kehidupan ruhani kita dengan ibadah yang menghubungkan kita dengan PENCIPTA KEHIDUPAN ini memungkinkan kita bisa secara optimal menjauhkan segala PERUSAK-PERUSAK DIRI sebagaimana saya sebut diatas.

5.Pendidikan persiapan dalam mendidik generasi muda.

“Didiklah anak anak kalian, karena mereka adalah makhluk yang diciptakan TUHAN untuk hidup di masa depan yang bukan lagi masa kalian”, demikian ajakan mulya dari Ali bin Abi Thalib.

Membentuk disiplin hidup beribadah secara dini sepanjang hari hari pertumbuhan generasi muda kita, akan memungkinkan mereka menjelma menjadi pribadi pribadi kuat secara ruhani dengan berbagai karakter mulya dan unggul.

6.Bekal utama bagi para pemimpin dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.

Kita semua dalam kapasitanya baik sebagai pemimpin personal maupun pemimpin komunal lebih membutuhkan kekuatan dan daya tahan ruhani yang prima melalui ibadah yang kita kerjakan, sebab beban tanggung jawab sebagai seorang pemimpin jauh lebih besar, lebih luas, dan lebih banyak.

Hanya jika kita memiliki ikatan yang kokoh dan kuat dengan PENCIPTA KEHIDUPAN ini, maka kita akan sanggup menjalankan semua amanah kepemimpinan, menghadapi gelombang cobaan dan fitnahnya yang datang silih berganti serta lebih mampu mengelola kehidupan ini secara keseluruhan.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *