Jadilah Generasi yang Kuat

Jul 19

“Bersemangatlah kalian menginginkan apapaun yang bermanfaat bagi hidup kalian , dan jangan kalian lemah”.

Itu adalah salah satu inti pesan yang penuh SEMANGAT yang disampaikan kepada kita ummat dan penerus risalah agung yang dibawanya.

Saat kotanya Madinah hendak diserang oleh 10.000 pasukan gabungan, dia yang bersungguh sungguh menunjukkan minat mencari strategi terbaik untuk menyelamatkan kota itu. Dan akhirnya saran sahabatnya, Salman Al Farisi diterimanya dan dipakainya untuk mempertahankan kotanya.

Dia yang memimpin langsung penggalian parit atau jurang dengan PANJANG 5,544 kilometer, LEBAR 4,62 meter dan KEDALAMAN 3,234 meter selama 9 -10 hari dimusim paceklik kotanya yang sangat panas.

Pada titik tertentu KEINGINAN terhadap sesuatu yang BERMANFAAT bagi kehidupan PENGABDIAN kita kepada PENCIPTA KEHIDUPAN haruslah dikelola dengan SUNGGUH SUNGGUH serta penuh SEMANGAT. Penggalian parit atau jurang diatas adalah salah satu contohnya.

Nah kita juga sering menyebut KEINGINAN yang SUNGGUH SUNGGUH dan PENUH SEMANGAT itu denga sebutan AMBISI .Kita membutuhkan AMBISI ini agar kehidupan kita bisa berjalan LEBIH MAJU dan tentu saja LEBIH DEKAT dengan KASIH SAYANG PENCIPTA KEHIDUPAN.

Dua fakta sejarah berikut ini memberi kita pengertian yang LEBIH BIJAKSANA tentang AMBISI tersebut:

1.Saat Laki Laki itu dipecat dari posisinya sebagai Panglima Militer sejumlah tentara loyalis yang selama ini ikut berjuang bersamanya memprotesnya.

Mereka menyampaikan ketidakpuasnnya :”Mengapa engkau terima pemecatan ini , kenapa engkau tidak datang kehadapannya dan menyampaikan protes atas pemecatan mu ini.Kalau engkau mau kami siap bersamamu untuk melawannya”

Tetapi Laki Laki ini tidak terpancing AMBISI nya untuk melakukan PROTES dan PERLAWANAN. .Bahkan dengan penuh wibawa Laki Laki ini menyampaikan sikap dan pendiriannya: ” Sekarang ini agama yang sedang kita perjuangkan, tidak lagi membutuhkan PEDANGKU, tetapi agama ini lebih membutuhkan OTAKNYA. Demi ALLAH selama saya masih hidup saya tidak akan pernah memberontak kepadanya”.

Itu potongan kisah kesetiaan, kekuatan kendali atas godaan ambisi dan dedikasi menjaga harmoni kasih kasih sayang kemanusian yang saya susun ulang dari kehidupan KHALID bin WALID saat dicopot dari posisinya sebagai PANGLIMA MILITER oleh UMAR bin KHATTAB.

2.Laki laki yang satu ini menjadi SOSOK PEMIMPIN POLITIK dan MILITER asal JERMAN yang tidak akan pernah dilupakan sejarah kemanusiaan karena AMBISI MILITER nya yang telah begitu banyak menimbulkan tragedi berdarah di EROPA saat itu.

Setelah dia meraih kemenangan militer atas PRANCIS, dia tiba tiba berambisi ingin menyerang dan menguasai SOVIET yang baru saja kalah perang dari FINLANDIA. Dengan kekuatan militer yang begitu luarbiasa dia memasuki SOVIET yang secara geografis jauh lebih luas, dan sedang mengalami musim dingin yang mematikan.

Akibatnya laki laki yang kita kenal sebagai HITLER ini harus kehilangan 10 juta serdadunya di SOVIET karena serangan musim dingin yang mematikan, sergapan tentara SOVIET yang jauh lebih menguasai medan, serta efek kelelahan karena bertempur dimedan yang begitu luas.

Begitulah kondrat AMBISI atau KEINGINAN YANG PENUH KESUNGGuHAN dan SEMANGAT terhadap sesuatu, yang diletakkan TUHAN dalam diri kita manusia.

Apabila ia dapat dikelola ,dikendalikan dan diarahkan dengan dasar IMAN, PIKIRAN yang selalu TERILHAMI oleh HIDAYAH ILAHI, terhadap hal hal positif serta konstruktif, maka ia akan memberikan hasil hasil yang akan menjadikan kehidupan ini berjalanan penuh ketenangan, kedamaian serta ketentraman.

Semoga RAMADHAN yang hendak kita masuki sebentar lagi menjadikan kita lebih ARIF dan BIJAKSANA mengelola dan mengarahkan AMBISI KEHIDUPAN kita kepada segala sesuatu yang mendatangkan ridho NYA.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *