Ini alasan mengapa doamu tidak menimbulkan perubahan dalam hidupmu

Jun 25

2013 06 25 +1257946026M28al1d

Akhmad: Apakah engkau punya perhatian pada doa doa mu?
Arqom: Memang apa kah ada sesuatu yang lebih spesifik selain dari yang sudah dijelaskan detail detailnya oleh agama?

Akhmad: Menurutmu apakah engkau merasa TERSADARKAN dan TERARAHKAN dengan kalimat demi kalimat dalam doa doamu?
Arqom. : Hemmm, tidak sepenuhnya. Memang kenapa?

Akhmad: Menurutku doamu seharusnya semakin MENYADARKAN mu akan kenyataan dirimu SEBAGAI MAKHLUK yang memiliki begitu banyak harapan besar untuk diwujudkan, tetapi engkau sekaligus MENYADARI KETERBATASAN -KETERBATASAN mu dan KELEMAHAN KELEMAHANMU dalam meraih nya maka oleh karenanya engkau sangat MENGHARAPKAN PERTOLONGAN PENCIPTA dan PENGATUR MUTLAK KEHIDUPAN YANG MAHA ESA untuk mempermudah jalan ikhtiar dan kerja kerasmu dalam meraih semua yang engkau cita citakan dan engkau harapkan.
Arqom: Aku tidak berpikir sejauh dan sedalam itu.
Akhmad: Pantas saja doamu tidak menjadi sumber pendongkrak produktifitas hidupmu.

Arqom. : Bagi saya berdoa adalah bentuk ibadah kita kepada TUHAN SEMESTA KEHIDUPAN yang harus dilakukan dengan RASA LEMAH, TIDAK BERDAYA SERTA RASA BUTUH SECARA MUTLAK kepada TUHAN kita.
Akhmad: Itu benar. Saya setuju itu. Bahkan semua orang harus memahami doanya seperti itu secara mendasar.

Akhmad: Tetapi sesungguhnya yang dituntut lebih dari itu.
Arqom. : Maksudmu?

Akhmad: Apa engkau pikir begitu engkau selesai berdoa dan meminta kepada NYA, lalu engkau membayangkan TUHAN akan menggantikan mu dalam bekerja dan berusaha, sehingga kemudian yang engkau minta dari NYA sudah disiapkan oleh NYA didepanmu?
Arqom: Memangnya harus bagaimana?

Akhmad: Ambil satu contoh misalnya engkau berdoa ‘ YA TUHANKU ANGKATLAH DERAJATKU DAN BERILAH AKU REZEKI YANG HALAL ‘. Doa ini harusnya menyadarkan, mengingatkan dan mengarahkanmu selalu untuk BEKERJA KERAS MELAKUKAN SEMUA IKHTIYAR YANG BISA MEMBUAT derajatmu diangkat dan rezekimu dibuka dan dimudahkan TUHAN untukmu. Banyak orang ketika berdoa hanya membayangkan hasilnya tetapi sedikit sekali yang mau membayangkan dan menghitung setberapa banyak dan seberapa berkualitas ikhtiyar yang harus dilakukan sembari berharap mutlak kepada NYA.

Arqom: Oooooh begitu ya. . . .
Akhmad: Itu alasan kenapa banyak orang berdoa tetapi keadaan hidupnya tidak banyak berubah. Besok kita sambung kagi ya. . . .

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *