Hiburlah Dirimu Tetapi Jangan Sampai Menjadi Korban Industri Hiburan

Jan 14

2014 01 15 20140115 dubai palms adn worls

Kali ini mungkin renunganku kelewat serius. Tapi aku merasa punya tanggung jawab moral untuk membagikannya kepadamu. Aku berharap engkau akan mulai menjadi lebih wasapada setelah membaca uraian seriusku tentang INDUSTRI HIBURAN ini.

Industri hiburan adalah industri yang paling menyedot rupiah.

Silahkan saja engkau cermati berapa banyak produk yang mengiklankan diri pada berbagai acara hiburan yang begitu digemari oleh para penonton di negri ini. Hampir semua acara berupa sinetron, lawak, lagu, tarian, talkshow selebriti dan gabungandari semua itu selalu penuh dengan iklan.

Industri hiburan adalah industri yang paling disukai orang.

Namanya juga hiburan. Secara alami engkau akan menemukan kenyataan bahwa orang orang disekitarmu lebih menyukai segala sesuatu yang memiliki kandungan hiburan lebih banyak dibandingkan dengan segala sesuatu yang memiliki kandungan pendidikan yang lebih banyak.

Industri yang paling kuat daya tariknya

Karena produk industri hiburan adalah segala sesuatu yang bisa memberikan efek kesenangan, kegembiraan, kesempatan untuk sejenak melupakan masalah masalah berat yang begitu menekan kehidupan, wajar kalau kemudian menjadi sesuatu yangmudah menarik perhatian, partisipasi dan kesediaan siapapun untuk menikmatidan membelinya dengan harga berapapun.

Industri yang paling kuat daya pengaruhya.

Secara psikologis begitu engkau sangat menyukai dan menikmati hiburan tertentu engkau akan mudah dipengaruhi dengannya. Tanpa engkau sadari pikiran, perasaan, hati, jiwa dan ragamu mudah sekali dirasuki oleh hiburan itu.

Industri hiburan adalah industri yang paling cepat daya rubahnya.

Dan jika engkau mudah sekali dipengaruhi oleh hiburan hiburan tersebut, maka engkau akan sangat mudah sekali digerakkan kesana kemari untuk berubah hingga engkau kehilangan jati dirimu yang asli. Sejauh yang kuamati hiburan itu lebih banyak menimbulkan efek pengaruh dan perubahan yang cenderung membuat siapapun yang menikmatinya, menjadi pribadi yang semakin mengabaikan MORALITAS MULYA. Tentu masih ada para pekrja di industri hiburan yang punya komitmen moral yang tinggi. Tetapi jumlah nya memang masih sedikit.

Saya sih berharap dari hiburan yang industrinya semakin menggila gila ini, hiburan bisa menularkan spirit keimanan, kecintaan untuk selalu mendekat kepada TUHAN YANG MAHA ESA DAN MAHA HIDUP, kesungguh sungguhan menuntut ilmu, komitmen pada moral mulya serta mendorong tumbuh kebiasaan bekerja keras dalam hidup.

Mungkin engkau tidak sepenuhnya setuju dengan renungan dan pendapatku ini.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *