Hari Hari Kehidupan Yang Penuh Cinta Dan Rindu

Jun 02

2013 06 02 +1256899564VhkQXD9

Hari hari kehidupan yang diberikan TUHAN YANG MAHA PEMBERI kepadamu adalah kesempatan yang disediakan NYA agar engkau bisa mengumpulkan bekal bagi pertanggungjawaban hidupmu kelak dihadapan NYA.

Hari hari yang satu demi satu engkau lewati adalah saat saat yang semestinya dapat engkau ukirkan karya gemilang hidupmu di dalamnya.
Sebab itulah cara terbaik untuk membuktikan rasa terimakasihmu kepada PENGGENGGAM HIDUP mu.

Hari hari yang engkau lalui dengan penuh perjuangan bersama segenap ketajaman pikiranmu, kepekaan perasaanmu, kelembutan hatimu serta ketegaran jiwamu semestinya bisa menjadi moment-moment yang paling mudah membawamu semakin dekat dengan JALAN LURUS TUHAN mu.

Hari hari yang tanpa sadar kau biarkan berlalu tanpa jejak karya pengabdian tulus kepada PENGGENGGAM NAFAS mu dan sekaligus PEMILIK MUTLAK KEHIDUPAN ini, seharusnya bisa engkau sesali sekarang dan kini engkau bisa menancapkan tekad baru untuk memperbaiki prestasi hidupmu di hari hari berikutnya.

Hari hari yang telah engkau lalui selama ini dengan penuh keluhan, ketidakpuasan, pesimisme, keputusasaan, dan sebagainya seharusnya sudah membuatmu tersadar bahwa dengan cara itu engkau tidak bisa mendapatkan kebaikan apa -apa dari hidupmu.

Hari hari yang mulai besok pagi akan engkau terima lagi dari SANG PENGATUR MUTLAK KEHIDUPAN seharusnya menjadi hari hari penuh cinta.
Cinta kepada DIA sebagai PENCIPTA, PEMILIK dan PENGUASA MUTLAK KEHIDUPAN.
Cinta dan rindu untuk selalu mengabdi hanya kepada NYA.
Cinta dan rindu untuk senantiasa mendekati NYA.
Cinta dan rindu untuk terus belajar, bekerja dan berjuang diatas jalan NYA.
Hingga kemulyaan hidup husnul khotimah menyempurnakan cinta dan rindumu kepada NYA.

Satu komentar

  1. السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. Syukron katsiir mas akrom atas taujihnya,
    mdh2an akan mmberikan dampak positif bg kehidupan ana..! Dan jg mhn. ma’af sbelumnya yaa mas Akrom,..kalau ana blum izin sm penulisnya, tlah menshare tulisan ini di akun fb ana. Wslm

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *