Hanya Jika Berkualitas, Bisa Mudah Meraih Sukses

Oct 24

121024 125688623982TMCbY

”Tanpa memiliki kualitas dan keunggulan, kita tidak akan bisa meraih keberhasilan apapun dalam hidup ini. Itu hukum kehidupan yang telah ditetapkan NYA”

Kualitas operasional berikutnya dari manusia TAQWA yang saya yakini akan memudahkan saya mendapatkan jalan keluar dari setiap kesulitan hidup dibidang apapun dari NYA adalah jika:

4.Selalu mengejar ketinggian mutu pada semua aspek kepribadian saya.

Bagi saya makna bahwa penghuni surga adalah sebaik-baik makhluq –sebagaimana tersebut dalam kitab suci 98: 7– tidak ada lain kecuali mereka ini adalah manusia unggul dalam hampir semua aspek kerpibadianya. Yah keunggulan, kesempurnaan, harus selalu menjadi standar saya dalam meningkatkan seluruh kualitas diri saya.

Baru setelah itu saya akan selalu berpeluang besar untuk meraih berbagai sukses dalam hidup ini.Itu keyakinan saya.

5.Kecepatan saya dalam meraih kebaikan dan prestasi hidup harus dilipatgandakan.

Saya mencoba mengamati apa yang membuat saya dimasa lalu begitu sulit untuk mencetak prestasi hidup? Kesimpulan saya: Saya tidak biasa bersegera. Saya tidak punya kecepatan.Saya cenderung bergerak dan bertindak lambat

.Saya menyimpulkan seperti ini setelah merenungkan dalam firman-Nya: ”Dan bersegeralah untuk mendapatkan ampunan Tuhanmu serta surga yang luasnya seluas langit dan bumi. ..”

Nah ampunan dan surga-Nya tidak akan pernah kita dapatkan kalau kita tidak bisa BERSEGERA menorehkan prestasi kebaikan/amal sholeh sebanyak-banyaknya, tentu saja dengan kualitas yang diterima-Nya.

Tetapi ini juga berlaku untuk segala urusan dunia tempat kita mencari segala sarana untuk mewujudkan pengabdian kita kepada-Nya.

6.Saya harus selalu mau berkompetisi dalam kebaikan secara sehat dan konstruktif.

Saya merasakan sekali bahwa secara kolektif kita tidak memiliki spirit kompetisi dalam kebaikan, keungggulan, dan prestasi, padahal dalam kitab suci-Nya ketika menyebut surga sebagai anugrah bagi orang orang bertaqwa atas kebaikan, keunggulan, dan prestasi amal sholehnya, Dia berfirman: ”dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.”

Itulah yang membuat saya selalu mendorong untuk siap dan mau berkompetisi secara sehat dan konstruktif. Awalnya terasa tidak enak memang. Pada akhirnya saya justeru menemukan situasi kondusif untuk memicu dan memacu diri untuk terus tumbuh dan berkembang.

Tanpa suasana persaingan yang sehat dan konstruktif saya cenderung santai dan tanpa disiplin dalam mengembangkan diri.

Teman teman, InsyaAllah saya sambung lagi besok ya.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *