Gelap Itu Akan Sirna, Cahaya Itu Akan Menuntunmu

Jul 17

2013 07 17 +1256933617TANuShi

Aku dan dirimu sama-sama pernah melewati hari-hari panjang perjuangan.
Serasa lorong gelap kesulitan hidup itu tidak ada ujungnya.
Dan merasa jalan berat itu kita lalui sendiri.
Tanpa sahabat.
Tanpa cahaya yang menyingkap kegelapan itu.
Itu manusiawi.
Itu perasaan semua orang yang memasuki masa masa berat dalam hidupnya.
Bukan hanya aku dan dirimu.

Aku dan dirimu juga telah pernah merasakan betapa beratnya menghadapi terpaan badai kesulitan hidup yang menghadang silih berganti.
Dan menganggap tidak akan pernah ada saat redanya badai penderitaan itu.
Saat itu hampir tak tersisa harapan.
Dan daya tahan kesabaran hampir sirna.
Itu pembawaan natural yang melekat pada kita.
Karena memang kita dicipta dalam keterbatasan.

Tetapi kemudian aku dan dirimu memilih menyalakan obor petunjuk NYA.
Lewat ayat demi ayat NYA yang kembali kita buka dengan kesadaran dan semangat berbeda.
Karena kita insyaf hanya hidayah dalam kitab suci NYA yang bisa memberi kita arah dan tuntutan suci serta mulya.

Lalu aku dan dirimu memperbaiki satu demi satu langkah hidup yang salah arah.
Memimpin diri di bawah terang cahaya petunjuk NYA.
Memandu dan menuntun pikiran, perasaan, hati, jiwa serta raga kita selangkah demi selangkah keluar dari gelapnya lorong kesulitan dan penderitaan hidup.
Dan sepanjang jalan berikutnya kita terus berteman dengan ayat-ayat NYA.
Membacanya, merenunginya, memikirkan apa rahasia yang tersimpan didalamnya serta berusaha mengarahkan diri dengannya agar sanggup menghadapi dan mengatasi hadangan badai kesulitan hidup selanjutnya.

Alangkah manis dan indah akhirnya melewati hari-hari berat itu bersama ayat ayat NYA

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *