Engkau Pasti Sanggup Menempuh Perjalanan Berat Itu

Nov 15

282167 d807d018dee3a86302d009d6e9450fa1 large

“Sejauh dan seberat apapun perjalanan hidupmu tempuhlah bersama TUHAN mu”

Bayangkanlah engkau ada ditengah tengah rombongan manusia yang punya keputusan sama: yaitu berpindah ke sebuah kota yang jaraknya kurang lebih 500 km dari tempat tinggalmu sekarang.

Apa yang paling engkau butuhkan agar sanggup menempuh jarak sejauh itu?

Apa yang paaling engkau inginkan agar bisa tetap optimis melewati rute yang sepenuhnya bersuhu diatas 40 derajat Celcius, yang pasti panas sekali itu?

Apa yang paling engkau perlukan jika rute itu harus engkau tempuh dengan berjalan kaki?

Dan jika ada kendaraan yang bisa engkau pakai hanya tersedia kuda dan onta, tetapi engkau harus bergantian dengan banyak orang dalam rombongan itu.

Apa yang paling engkau harapkan bisa menjaga keselamatanmu, sebab selain ancaman panas, rute yang jauh, engkau masih akan menjadi incaran penyergapan orang orang yang hendak menghabisi nyawamu?

Yang engkau butuhkan adalah pikiran, perasaan, hati dan jiwa yang kuat, bertenaga, serta berdayatahan tinggi untuk sanggup menghadapi dan melampaui semua kesulitan yang amat mematikan itu.

Dalam pikiranmu harus ada perhitungan bahwa semua ancaman itu merupakan perkara kecil dibandingakn dengan kehormatan kehidupan suci yang harus engkau bangun di kota yang baru itu.

Dalam perasaanmu engkau memerlukan ketenangan, keterlindungan, keterjaminan dan keamanan yang engkau peroleh dari YANG MAHA MEMELIHARA dan MAHA MENJAGA KEHIDUPAN karena engkau berpindah kekota itu atas kebenaran NYA.

Dalam hatimu engkau memerlukan kepasrahan dan penyerhan total kepada YANG MAHA MENGATUR SEGALA URUSAN KEHIDUPAN sebab engkau menghadapi beragam rintangan hidup yang sudah jauh melampaui kesanggupanmu untuk mengatasinya, sementara engkau pergi ke kota itu karena keyakinan, rindu dan cintamu kepada NYA

Dan engkau memerlukan ikatan penghubung bagi jiwa dan ruh mu dengan PENCIPTA mu PENCIPTA KEHIDUPAN SELURUHNYA agar nyali keberanian, dan energi ketegaran serta ketangguhanmu tidak terkuras habis ditengah jalan, sampai engkau menuntaskan perjalanan besarmu ke kota itu.

Manusia manusia itu semua berasal dari kota Mekkah, dan kota yang hendak ditujunya adalah Madinah. Perjalan bersejarah mengagumkan yang akhirnya mereka bisa tuntaskan itu adalah perjalanan HIJRAH.

Selamat Tahun Baru 1434 Hijriyah teman teman.

Mari terus berkarya menebar aroma kebaikan kepada sesama, dengan ketulusan, kesabaran, dan keistiqomahan diatas jalan NYA.

Satu komentar

  1. Subhanallah..
    Syukron Ustadz atas “Guyuran cerita penuh ilmu&inspirasi” nya pagi tadi di KTN (yg tadi di masjid AL-Ikhlas Ngagel Wasana)
    Pikiran, Perasaan, Jiwa dan Hati yang Kuat menghadapi berbagai kesulitan yang menghadang :]
    smg dpat ane tarapkan di kehidupan sehari2 & menjadi amal sholeh

    btw, dah tdk mampir2 lg ke rumah lama yg d Berbek? rumah ane di Berbek 3F lo, kadang adek ane nanyain ustadz, pengen pinjem ensiklopedia bocah muslim lagi soalnya.. hehe

    Syukron kabir..

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *