Pemuda yang Menaklukkan Tantangan Besar

Nov 16

537546 ac6b4fee88de9c620ea4c4c3f80023c6 large

“Ia telah bekerja dengan keringat, darah, jiwa dan nyawanya untuk membuktikan iman, cinta dan kesetiaannya kepada pilihan kebenaran jalan hidupnya”

Di kota itu baru ada 12 orang yang dengan penuh kesadaran memilih mengimani CAHAYA dan PETUNJUK KEBENARAN yang dibawa Muhammad, Rasul terakhir yang diutus TUHAN dari kota Mekkah

Dikota itu pula ada sejumlah pemeluk agama berbeda yang mewarisi kitab samawi, beragam penyembah berhala, berbagai kabilah dan suku yang sudah lama berperang, serta begitu banyak kepentingan yang komplek.

Dan tinggal menunggu waktu seorang tokohnya sebentar lagi akan diangkat menjadi PEMIMPIN TERTINGGI mereka, yaitu ABDULLAH bin UBAY.

Jadi pasti sulit dan penuh rintangan jika ada kekuatan apapun yang mencoba coba mengajak dan mengarahkan penduduk kota itu kepada CAHAYA dan PETUNJUK KEBENARAN yang baru diimani dan diikuti oleh 12 orang penduduknya.

Tetapi Muhammad memilih pemuda yang diyakininya sanggup dan bisa menghadapi semua tantangan berat di kota itu. Karena Muhammad berharap kota itu kelak bisa mejadi titik tolak bagi memancarnya CAHAYA KEBENARAN yang dibawanya dengan lebih kuat keberbagai kawasan ketika itu.

Siapakah pemuda pilihan itu?

Pemuda itu memiliki semua kesempurnaan untuk hidup hedonis, pragmatis dan egois. Dia lahir dari keluarga kaya. Bertampang ganteng. Berpenampilan menarik bagi semua orang yang melihatnya. Dan oleh karenanya menjadi incaran gadis gadis dikotanya untuk dijadikan kekasih mereka.

Tetapi yang membuatnya semakin berkilau adalah pembawaan kepribadiannya yang sederhana, santun, halus budi bahasanya, cerdas pikirannya, pandai dan dewasa dalam berkomunikasi, sehingga memuaskan lawan bicaranya serta bijaksana dalam memberi bimbingan dan arahan. Dan sentuhan GEMBLENGAN IMAN dari CAHAYA dan PETUNJUK KEBENARAN yang diterimanya dari Muhammad, menyempurnahkan semua karunia ILAHI. Itu kepada pemuda itu.

Lalu bagaimana pemuda pilihan tersebut bekerja menaklukkan SEMUA TANTANGAN di kota yang kelak menjadi tujuan hijrah Muhammad dan para sahaba sahabatnya?

Bagaimana ia menunaikan dan menuntaskan MISI BESAR dan SUCI yang diamanahkan kepadanya itu?

Saya akan melanjutkannya besok pagi insyaAllah.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *