Dobraklah Kemapanan Hidup Kita

Aug 05

“Bila hidup kita sangka tidak perlu kita perbaiki dan tidak butuh kita sempurnakan dari waktu ke waktu , hidup bisa menjadi bom waktu yang mematikan ”

Hidup ini kadang menipu jika mata dan cita rasa lahiriah kita saja yang kita gunakan mengamati dan merasakan perjalanannya.

Dengan cara itu hidup tiba tiba terasa tidak perlu kita apa apa kan lagi.Segala nya kita
perkirakan sudah sempurna .

Kita menganggap hidup sudah berada diJalurnya yang benar ,karena semua usaha kita untuk memenuhi kebutuhan dasar kita sebagai manusia dapat terwujud tanpa halangan dan tantangan yang berarti.

Kesadaran seperti ini bisa muncul saat kita miskin .Bisa juga saat kita kaya .Saat kita menjadi orang biasa .Tapi juga saat kita berkuasa. Kesadaran semacam itulah yang menjadi FONDASI dari KEHIDUPAN yang kita anggap MAPAN

Tetapi biasanya KEMAPANAN HIDUP seperti diatas perlu diDOBRAK karena bercirikan :

Pertama : hidup berjalan datar datar saja.

Tidak ada tanjakan kehidupan .Tidak ada perasaan tertantang .Karena semua berjalan mudah.Tidak ada mimpi besar yang perlu diwujudkan ,karena dengan usaha biasa biasa saja ternyata kita tetap bertahan hidup

Tetapi kita hanya bisa menghasilkan hal hal kecil didalam kehidupan kita ,pada hal anugrah NYA masih sangat berlimpah bahkan tak terhitung kepada kita

Tidak ada ketegangan perpedaan pendapat karena kita cenderung mengikuti irama kehidupan orang banyak yang sebenarnya bukan tidak bisa , tetapi kita belum mampu saja untuk berbeda dengan mereka dengan tetap hidup bersama mereka dalam kehidupan sosial untuk menebar pengaruh kebaikan

Kedua : hidup yang berjalan tanpa perubahan diri.

Kedekatan kita kepada NYA ternyata hanya seperti hari hari sebelumnya.

Ide ide tentang kehidupan kita kedepan tidak banyak mengalami kemajuan kecuali sekedar keinginan memenuhi kebutuhan dasar hidup kita sendiri.

Kompetensi hidup kita tidak mengalami peningkatan jumlah serta bobot penguasaannya

Dan oleh karenanya kemampuan kita menyelesaikan persoalan persoalan kita sendiri tidak pernah mengalami peningkatan .

Ketiga :hidup berjalan tanpa lebih banyak kita bisa berbagi kepada sesama.

Jumlah orang orang disekitar kita yang bisa kita bantu dengan materi kita tetap saja tidak bertambah .

Total orang orang yang pernah dan sedang bergaul yang bisa kita tulari inspirasi , motivasi serta semangat dan kesungguhan hidup cenderung stagnan bahkan mungkin mengalami penurunan.

Orang orang yang berinteraksi dengan kita mulai merasakan kebosanan karena kita tidak mengalami perubahan kualitas kepribadian kita secara siginifikan

Keempat : hidup berjalan tanpa ada perubahan sosial yang terjadi secara sigifikan..

Orang orang tidak merasa butuh untuk berubah mengikuti kita agar lebih dekat dengan NYA dan lebih mengikuti petunjuk NYA padahal mereka sudah merasakan sentuhan kehadiran sosial kita yang bermanfaat.

Secara sosial tidak ada rasa bersalah atas kehidupan yang semakin didonimasi oleh KEBENDAAN dan cenderung semakin menyisihkan KETINGGIAN NILAI ILAHIAH

Kelima : hidup semakin menampilkan SUASANA. YANG MAKIN MENYESAKKAN DADA PARA PENCINTA KEBENARAN karena dari hari ke hari manusia semakin berani membuang jauh jauh petunjuk NYA.Bahkan dengan dalih kebebasan ,serta alasan studi akademis manusia semakin berani meragukan dan menyalahkan KEBENARAN dalam Kitab Suci TUHAN

Hidup yang berjalan seperti diatas menyebabkan jiwa kita tiba tiba memunculkan rasa KETIDAKNYAMANAN dan KETIDAK TENANGAN saat kita hanya tenggelam dalam lautan kesibukan yang berciri seperti itu yang makin mengaburkan arah kehidupan menuju jalan yang penuh cahaya NYA

Semoga panggilan NURANI SUCI kita akan membawa kembali langkah hidup kita ke JALAN LURUS SUCI – NYA

( Bontang Kalimantan Timur , jam 02.50 WIT ,5 Agustus 2012 )

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *