Bukalah Matamu, Lihat dan Pelajarilah Lebih Jelas Fakta Ini

Feb 17

2013 02 17 +71102 277a024bd65099e19a4282faf85a0e14 large

Engkau pasti kaget, jika engkau mau menyadari ciri semua orang yang berhasil.

Ternyata semua mereka pernah mengalami kegagalan di masa lalunya.

Dan mereka juga pernah melakukan sejumlah kesalahan sebelumnya.

Serta tidak ada satupun diantara mereka yang tidak punya kekurangan.

Mereka adalah orang orang yang tidak mau terpengaruh dan terbelenggu terlalu lama oleh kekurangan, kesalahan dan kegagalan yang pernah terjadi dimasa lalunya.

Engkau akan terperangah jika juga mau memahami mereka lebih jauh.

Mereka juga seperti semua orang memiliki kekhawatiran terhadap semua hal yang belum terjadi.

Mereka juga pernah sempat dirasuki rasa bimbang dan tidak percaya diri terhadap apapun yang mereka cita citakan dan mereka lakukan.

Mereka adalah orang orang yang terus belajar mengelola dan mengendalikan kekhawatiran, rasa bimbang dan rasa tidak percaya diri mereka, sehingga tidak menghalangi mereka untuk maju.

Engkau akan terheran heran akan kenyataan perjalanan hidup mereka.

Mereka juga adalah orang orang yang sedikit demi sedikit, selangkah demi selangkah berhasil menempa diri mereka menjadi pekerja keras.

Mereka adalah orang orang yang dengan susah payah mau bekerja keras mengatasi segala kelemahan yang masih mungkin dirubah menjadi kekuatan dirinya.

Engkau juga aka takjub pada akhirnya.

Ternyata semua orang yang berhasil adalah orang orang yang secara perlahan lahan belajar mengatasi rasa pengecut dalam dirinya dan belajar menjadi orang orang yang berani mencoba dan bertidak mengatasi resiko secara terukur.

Mereka adalah orang orang yang tumbuh semakin dewasa dalam berjuang mewujudkan mimpi besar hidupnya sehingga mereka semakin sadar bahwa untuk berhasil mereka harus lebih banyak lagi menggunakan waktu, tenaga, pikiran dan semua sumber daya lain yang dimilikinya untuk bisa meraih kejayaan yang diimpikannya.

Jika engkau mau memahami dan belajar dari semua fakta itu maka kelak engkau akan tahu cara melepaskan diri dari dominasi, penguasaan dan penjajahan orang lain terhadap kehidupanmu.

Engkau juga akan semakin mengerti bagaimana caranya menjadi pribadi yang mandiri serta semakin tidak terlalu bergantung pada kemurahan hati dan kebaikan orang lain kepadamu.

Itulah penghayatanku terhadap doa kita pada TUHAN selama ini:

“. . . Aku berlindung kepada MU dari sedih dan duka cita, dari kelemahan dan kemalasan, dari bakhil dan pengecut dan dari dikuasai orang lain dan terlilit hutang. .”

Satu komentar

  1. giant /

    sekarang kita terbelenggu oleh demokrasi…

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *