Berjuanglah Habis Habisan dengan Cinta Mengembalikan Kehormatan Negerimu

Apr 11

2014-04-11 i_love_indonesia_by_mongkih

Dahulu para pahlawanmu,
rela memberikan darah dan nyawanya demi kemerdekaan negri mu,
karena aliran cinta yang merasuki jiwa raga mereka.
Cinta kepada kehormatan iman yang telah mengarahkan hidup mereka.
Cinta kepada martabat tanah air kelahirannya yang dianugrahkan Tuhan pada mereka.
Cinta kepada anak cucu mereka yang ingin diwarisinya dengan kehidupan aman sentosa.
Cinta kepada kemulyaan kemanusiaan yang diminta Tuhan kepada mereka untuk dijaga dari tangan kejam para penjajah.

Dahulu para pahlawan yang telah mewariskan kemerdekaan untukmu,
relah bertarung dan terus berperang walau kematiaan menjadi tebusan terbaiknya,
karena cinta yang mengalir dalam darah daging mereka,
agar keturunan keturunan mereka tumbuh sebagai para kesatria,
yang tidak tunduk dihadapan para penjajah durjana,
dan berani merebut serta mempertahankan kehormatan negrinya.

Dahulu para pahlawan yang telah berhasil mengusir penjajah dari negri mu ini,
adalah manusia manusia yang bekerja siang malam,
dari seluruh medan serta bidang kehidupan,
yang digerakkan oleh kekuatan cinta luar biasa,
kepada kehormatan KEBENARAN yang tidak boleh diinjak injak oleh pongahnya KEBATILAN.

Wahai ribuan generasi baru pahlawan negriku,
kini sejarah bangsa mu menyediakan panggung kehormatan bagimu,
serta memberi kesempatan padamu,
mengembalikan dan mengangkat tingi tinggi harga diri bangsa dan tanah airmu,
yang telah lama hilang dan dijual oleh semua durjana negrimu,
ketika mereka MEMBELI KEKUASAAN,
demi memuaskan SYAHWAT JAHAT KEDUDUKAN,
yang terbukti telah begitu banyak menimbulkan kerusakan mengerikan. .

Tidakkah engkau akan bekerja dan berjuang habis habisan,
dengan dorongan gelora cinta kepada semua yang pernah dicintai para pahlawan pendahulumu,
Menyelamatkan negrimu ini dari JAHATNYA PARA PEMBELI KEKUASAAN.
Wahai generasi baru pahlawan negri, inilah saatmu.
Saat kau buktikan CINTA menjadi ruh penggerak utama KERJA KERAS perjuanganmu.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *