Barisan Putih Para Pejuang Itu Kini Datang Bagai Gelombang

Mar 30

2014-03-30 wave_fan

Umar bin Khattab pernah ditanya.
“Apakah keadaan negara yang sudah normal ini akan kembali kacau balau?”

Kahlifah yang tekenal tegas, pemberani, adil itu menjawab.
“Ya. . jika orang orang yang rusak ditengah tengah kalian lebih kuat dan lebih banyak dibandingkan orang orang baik kaliab”

Laki laki ini mengingatkanmu untuk menjadi manusia baik, benar dan kuat sekaligus.
Laki laki ini untuk mengajakmu untuk tumbuh sebagai manusia perkasa yang berani dan gagah menentang segala kedhaliman.
Laki laki ini memintamu untuk bersedia menjadi pejuang yang berani melawan kesombongan para perusak kehidupan.

Ali bin Abu Thalib pernah mengingatkan para manusia benar, kuat yang sedang berjuang
“Kebenaran yang tidak diatur dengan baik akan kalah dengan kebathilan yang diatur dengan sempurna”

Dua Khalifah besar itu memberimu rambu nyata perjuangan.
Orang orang baik, benar dan kuat seperti dirimu harus tumbuh dalam skala besar lalu menyatu sebagai barisan kokoh para perjuang.
Yang terjangan gelombang kedatangannya akan meluluhlantakkan kepongahan para penghancur kehidupan.

Langit dan bumi di negeri mu ini kini menjadi saksi nyata kehidupan.
Gemuruh gelombang datangnya barisan putih para pejuang itu telah menggemparkan keadaan.
Sebab aroma kebaikan surgawi yang ditebarkannya kini mengalir bertiup keseluruh sudut negrimu.
Menghidupkan kembali harapan agung para pahlawan negrimu.
Yang dulu menyerahkan nyawanya demi kemerdekaan dan kehormatan negrimu ini.
Agar menjadi negri negri yang makmur, sejahtera dan diridhoi sertai dilindungi TUHAN.

Semoga engkau terus bersama barisan putih pejuang itu.
Yang kini menjadi tumpuan dan harapan baru semua orang dinegrimu ini.
Bersama kekalnya iman, keikhlasan, kesabaran dan keistiqomahan di dadamu.
Dan kuat nya ikatan yang menghubungkanmu dengan PEMILIK MUTLAK KEHIDUPAN ini.

Selamat jalan para pejuang.
Putihkan negri ini dengan bakti tulusmu.
Getarkan bumi ini dengan selaksa kebaikanmu.
Dan bawa selalu TUHAN mu dalam raga jiwamu sebagai pejuang tangguh kehidupan.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *