Aku Memilih Cara Ini dan Belum Tentu Cocok Buatmu

Oct 22

2013 10 23 20131023 footpath

Mungkin bagimu ini hanya biasa biasa saja
Apalagi sudah menjadi rutinitas harian.
Tetapi bagiku tidak.

Selepas ruku’ sujudku tadi, aku menghitung hitung.
Menghitung tentang apa saja yang telah kukerjakan.
Dari shubuh hingga dhuhur.
Apakah yang kulakukan ada hubungannya dengan IYYAKANA’BUDUU WA IYYAKANASTAIN. ?
Ya. . . benar.
Apakah selama kurang lebih 7 jam dari shubuh hingga dhuhur, aku benar benar menunaikan misi HANYA KEPADAMULAH YA ALLAH KAMI MENGABDIKAN HIDUP INI dan HANYA KEPADAMULAH YA ALLAH KAMI MEMOHON PERTOLONGANMU?

Apakah aku menggunakan kesehatanku untuk menjalankan tugas pengabdian kepada PEMILIK KEHIDUPAN ini?
Apakah aku memperlengkapi diri dengan sebanyak mungkin ilmu agar tugas pengabdianku kepada NYA dapat tertunai dengan semakin sempurna?
Apakah aku berusaha sekuat tenaga untuk berikhtiyar mencari rezeki NYA dan ketika memperoleh dari NYA lalu aku gunakan menjalankan perintah demi perintah NYA?

Aku memang terus ingin memperbaiki hidupku dengan cara itu.
Bertanya dan selalu bertanya kepada diriku sendiri disetiap selepas ruku’ sujudku kepada NYA?
Sehingga jika kudapati diriku belum seperti yang diinginkan NYA, aku bisa selalu berusaha memperbaiki hidupku.
Setahap demi setahap menjadi lebih maju dalam ukuran NYA

Ah. . . tapi ini sih renunganku sendiri. . .
Belum tentu cocok buatmu.

Tulis tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *